Anies berharap pemerintah tidak berpihak di putaran dua Pilgub DKI

Anies berharap pada hari pencoblosan 19 April mendatang tak ada satupun warga DKI yang tak bisa memakai hak politiknya. Pun dengan prosesnya yang berjalan dengan jujur, adil dan demokratis.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Anies berharap pemerintah tidak berpihak di putaran dua Pilgub DKI
Anies Baswedan bertemu Hamdan Zoelva. ©2017 Merdeka.com/anisyah

Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, pengamanan suara di TPS-TPS saat masa pencoblosan sangatlah penting. Sebab, kata Anies, fakta di lapangan pada putaran pertama Pilgub DKI Jakarta, masih ada sejumlah potensi kecurangan. "Dari pengalaman kemarin (putaran pertama), kami percayakan begitu saja, ternyata banyak potensi-potensi masalah," kata Anies di Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (9/3). Pasangan Sandiaga Uno ini mengaku tak mau lagi kecolongan seperti laporan adanya 400 TPS yang sama sekali tak memilih pasangan Anies-Sandi. Anies berharap pada hari pencoblosan 19 April mendatang tak ada satupun warga DKI yang tak bisa memakai hak politiknya. Pun dengan prosesnya yang berjalan dengan jujur, adil dan demokratis. "Jujur dalam hal tidak ada manipulasi, adil dalam artian pemerintah dan seluruh aparatur tidak berpihak, lalu demokratis. Yang berhak bisa nyoblos, yang tidak berhak jangan sampai ikut nyoblos, itu saja," tandasnya.

Rekomendasi