AHY Akui Jatah Menteri Demokrat Masih Dibahas, Tapi Belum Jadi Urgensi

Senin, 1 April 2019 21:46 Reporter : Intan Umbari Prihatin
AHY Akui Jatah Menteri Demokrat Masih Dibahas, Tapi Belum Jadi Urgensi AHY di Rapat Akbar 02. ©2019 Merdeka.com/Nuryandi Abdurohman

Merdeka.com - Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengakui partainya sempat beberapa kali ditawari langsung jabatan menteri oleh Prabowo-Sandiaga. Hal itu merespons ucapan Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Hashim Djojohadikusumo yang mengungkap jatah 7 Menteri untuk PAN dan 6 untuk PKS.

"Yang dimaksud beliau itu untuk Demokrat memang masih dipertimbangkan untuk jumlah kursi kabinet ditawarkan oleh kader-kader Partai Demokrat," kata AHY di Semarang, Jawa Tengah, Senin (1/4).

Tetapi, sampai saat ini partainya, kata AHY, belum terlalu memprioritaskan terkait jabatan tersebut. Sebab saat ini pihaknya, kata dia, akan fokus untuk pesta demokrasi yang akan digelar pada 17 April mendatang.

"Sampai dengan hari ini Partai Demokrat belum merasa itu jadi urgensi," jelas AHY.

Dia menilai, pembicaraan bagi-bagi jabatan terlalu dini jika dibicarakan saat ini. Sebab menurut anak sulung Ketua Umum Partai Demokrat, SBY tersebut akan melukai perasaan rakyat.

"Di mana rakyat berharap sekali ada sebuah semangat perubahan yang terlepas hanya merupakan bagi-bagi kekuasan yang dilakukan parpol-parpol dalam pemilu ini," ungkap AHY.

Walaupun demikian, sebagai partai pengusung, Partai Demokrat tetap yakin tetap mendukung Prabowo-Sandi. Dan akan menghadirkan program-program yang pro rakyat. Khususnya 14 prioritas yang dilakukan partainya. Karena itu, pihaknya akan fokus terlebih dahulu untuk memenangkan Pemilu.

"Barulah kita berbicara kemudian pemerintahan mendatang ini bisa adaptif dan juga efektif menjalankan birokrasi pemerintahan yang semakin terbuka, transparan," ungkap AHY. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini