Yayasan GSN Salurkan 200 Bantuan Becak Listrik Prabowo untuk Lansia di Madiun

Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menyalurkan 200 unit bantuan becak listrik Prabowo kepada pengayuh becak lansia di Kota Madiun, Jawa Timur. Inisiatif ini merupakan bagian dari program pengentasan kemiskinan yang telah lama diinisiasi oleh Presi

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Yayasan GSN Salurkan 200 Bantuan Becak Listrik Prabowo untuk Lansia di Madiun
Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menyalurkan 200 unit bantuan becak listrik Prabowo kepada pengayuh becak lansia di Kota Madiun, Jawa Timur. Inisiatif ini merupakan bagian dari program pengentasan kemiskinan yang telah lama diinisiasi oleh Presi (AntaraNews)

Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menyalurkan 200 unit becak listrik kepada para pengayuh becak berusia lanjut di Kota Madiun, Jawa Timur. Penyaluran ini merupakan bagian penting dari program pengentasan kemiskinan yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan berlangsung di Pahlawan Bisnis Center (PBC) Kota Madiun pada Minggu sore, 8 Februari 2026, dengan dihadiri berbagai pihak terkait.

Bantuan becak listrik ini secara khusus menyasar tukang becak yang sudah berusia lanjut atau lansia. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan taraf hidup dan perekonomian para penerima manfaat. Inisiatif ini juga diharapkan dapat membantu mereka tetap produktif di tengah persaingan dengan moda transportasi daring.

Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Naniek S. Deyang, menegaskan bahwa program ini telah dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto sejak tahun 2011. Hal ini menunjukkan kepedulian berkelanjutan terhadap profesi pengayuh becak, terutama yang sudah memasuki usia lanjut. Program ini merupakan wujud nyata apresiasi dan dukungan terhadap kerja keras mereka.

Naniek S. Deyang menjelaskan bahwa Yayasan GSN, yang diprakarsai oleh Presiden Prabowo Subianto, telah aktif membagikan becak listrik selama 14 tahun terakhir. Prabowo Subianto memiliki perhatian besar terhadap warga yang berprofesi sebagai pengayuh becak, khususnya mereka yang berusia lanjut. Program ini menjadi bukti nyata komitmen dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Bantuan becak listrik ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para tukang becak lansia yang terus bekerja keras. Mereka berjuang untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarga di tengah tantangan ekonomi. Naniek S. Deyang juga menyampaikan pesan penting kepada para penerima bantuan.

“Jangan sampai becak ini dijual ataupun digadaikan, karena Pak Prabowo memberikan ini dengan tulus, untuk meningkatkan perekonomian para tukang becak yang saat ini keberadaannya tersaingi dengan ojek daring,” ujar Naniek. Pesan ini menekankan tujuan mulia dari bantuan tersebut.

Plt Wali Kota Madiun, F Bagus Panuntun, menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif Presiden Prabowo Subianto ini. Pemerintah Kota Madiun sangat mendukung program tersebut karena dinilai akan mendorong perekonomian rakyat di wilayahnya. Penunjukan Bagus Panuntun sebagai Plt Wali Kota Madiun sendiri dilakukan pada Januari 2026.

Sebelum menerima bantuan, para pengayuh becak telah mengikuti pelatihan khusus dari Dinas Perhubungan Kota Madiun. Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan mereka mampu mengoperasikan becak listrik dengan aman dan benar di jalan raya. Materi pelatihan mencakup berbagai aspek penting.

Aspek-aspek pelatihan meliputi cara menyalakan mesin, mengisi daya baterai, serta mengenali fungsi rem, gas, dan lampu sein. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk praktik langsung mengemudikan becak listrik. Hal ini penting untuk keselamatan dan kenyamanan mereka saat bekerja.

Pemerintah Kota Madiun berharap melalui bantuan becak listrik ini, para penerima manfaat dapat bekerja lebih aman dan nyaman. Mereka tidak perlu lagi mengayuh secara manual, sehingga pekerjaan menjadi lebih ringan. Ini memungkinkan para lansia tetap produktif di usia senja mereka.

Kehadiran becak listrik ini juga diharapkan dapat menjadi solusi bagi tantangan yang dihadapi pengayuh becak tradisional. Dengan adanya becak listrik, mereka dapat bersaing lebih baik dengan moda transportasi modern seperti ojek daring. Hal ini berpotensi meningkatkan pendapatan dan kualitas hidup mereka secara signifikan.

Acara penyaluran 200 unit becak listrik ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Madiun dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran para pejabat menunjukkan dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap program ini. Sinergi antara pemerintah pusat melalui Yayasan GSN dan pemerintah daerah diharapkan terus berlanjut untuk kesejahteraan masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi