Wagub Jambi Tegaskan Peran Dewan Hakim MTQ Jambi sebagai Penjaga Marwah Kompetisi Al-Quran
Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani melantik Dewan Hakim MTQ Ke-54 Provinsi Tahun 2025, menegaskan pentingnya Peran Dewan Hakim MTQ Jambi dalam menjaga kemurnian dan objektivitas ajang pembinaan Al-Quran.
Wakil Gubernur Jambi, Abdullah Sani, secara resmi melantik Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-54 Provinsi Tahun 2025. Pelantikan ini berlangsung di Kabupaten Muaro Jambi pada hari Sabtu, 15 November, menandai dimulainya persiapan ajang bergengsi tersebut. Dalam sambutannya, Wagub Sani menekankan bahwa Dewan Hakim memiliki peran krusial sebagai penjaga marwah kompetisi.
Lebih lanjut, Abdullah Sani menjelaskan bahwa Dewan Hakim adalah fondasi utama bagi kemurnian niat dan kualitas pembinaan Al-Quran melalui ajang MTQ. Tugas mereka adalah memastikan setiap tahapan kompetisi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, menjamin keadilan bagi seluruh peserta. Pelantikan ini merupakan langkah penting untuk memastikan objektivitas dan profesionalisme.
Wagub Jambi juga menyampaikan harapannya agar para dewan hakim yang telah dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan penuh rasa tanggung jawab. Mereka diharapkan mampu mengemban amanah yang diberikan secara profesional, demi menjaga integritas dan martabat pelaksanaan MTQ di Provinsi Jambi. Ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mencetak generasi Qurani.
Menjaga Integritas dan Profesionalisme Dewan Hakim
Abdullah Sani secara khusus memberikan ucapan selamat kepada para dewan hakim yang baru saja dilantik. Beliau menekankan pentingnya menjalankan tugas sebaik-baiknya, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan dan amanah yang diberikan. Profesionalisme dewan hakim menjadi kunci utama dalam menjaga kredibilitas hasil kompetisi.
Pengukuhan dewan hakim merupakan langkah strategis dalam memastikan pelaksanaan MTQ berjalan secara adil, objektif, dan bermartabat. Proses penilaian yang transparan dan tidak memihak akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap ajang ini. Hal ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk menciptakan tata kelola yang bersih dan berkeadilan.
Kehadiran dewan hakim yang kompeten diharapkan dapat menghadirkan nilai-nilai Al-Quran dalam berbagai aspek kehidupan. Mulai dari tata kelola pemerintahan yang bersih dan berkeadilan, pendidikan yang menumbuhkan akhlak dan kecerdasan spiritual, hingga kehidupan sosial yang penuh kasih sayang dan toleransi. Peran mereka tidak hanya terbatas pada penilaian semata.
MTQ sebagai Wadah Pembinaan Generasi Qurani
MTQ merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun secara bergiliran di berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi. Tujuan utama dari ajang ini adalah mencari para qari dan qariah terbaik, sekaligus mengenalkan Al-Quran kepada generasi penerus. Ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun karakter bangsa.
Kegiatan MTQ juga berperan penting dalam membentuk karakter para calon pemimpin masa depan yang berjiwa Qurani. Melalui pemahaman dan penghayatan nilai-nilai Al-Quran, diharapkan akan lahir pemimpin yang memiliki integritas moral tinggi. Mereka akan mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat dan negara.
Wagub Abdullah Sani berharap melalui MTQ 2025, komitmen untuk menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidup dapat semakin diperkuat. Baik dalam kehidupan pribadi, bermasyarakat, maupun dalam penyelenggaraan pemerintahan. "Banyak hal positif dalam pelaksanaan kegiatan lomba ini, semoga berdampak bagi kehidupan sosial," ujar Wagub Abdullah Sani, menegaskan dampak luas dari ajang ini.
Sumber: AntaraNews