Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan terbongkarnya kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada tahun 2018-2023, sebagai langkah-langkah bersih-bersih di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Burhanuddin dengan tegas menyatakan siap untuk 'sikat' siapapun yang lakukan korupsi, tanpa pandang bulu.
"Jawabannya inilah langkah bersih-bersihnya. Insya Allah, bagi kami siapapun kalau memang ada kita sikat," tegas Burhanuddin dalam konferensi pers di Kejagung, Kamis (6/3).
Burhanuddin berharap terbongkarnya mega korupsi di Pertamina, menjadi momen Kementerian BUMN untuk memperbaiki tata kelolanya.