Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengisi kuliah umum di Universitas Andalas, Selasa (16/9). Dalam kuliah umumnya, Mentan Amran menjelaskan efisiensi anggaran di Kementerian Pertanian.
Mentan Amran melakukan penghematan anggaran dengan menghapus biaya perjalanan dinas, mencabut biaya perkantoran, hingga menindak tegas pelaku korupsi di Kementerian Pertanian.
"Ini aku tunjukkan satu. Tadi, Pak Dirjen, berapa kita kirim bantuan di sini tadi? Anggaran perjalanan dinas, saya cabut. Biaya kantor, saya cabut, yang korupsi di pertanian aku gerek. Tuh aku kirim, ini aku cabut perjanjian dinas, seminar perbaikan gedung rapat di hotel."
"Dan kamu orang hukum, kalau nanti kamu dengar, aku minta fee dari anggaran Pak Presiden Rp29 triliun tahun depan, jika Rp1 masuk di saya, kamu datang tagih, aku mundur pada detik itu jadi menteri," kata Mentan Amran.