Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghadiri acara puncak peringatan Hari Guru Nasional 2025, Selasa (9/12). Dalam acara tersebut, Demul merasa sedih saat melihat orang-orang yang mengaku nasionalis tapi membiarkan hutan dibabat, sungai diuruk.
Dedi menegaskan seharusnya seorang nasionalis menanggis sampai air matanya mengering saat melihat hutan gundul.
"Mengaku menjadi nasionalis, membiarkan hutan dibabat membiarkan sungai diuruk, membiarkan laut diuruk dan membiarkan mata air mengering. Saya katakan Anda pembohong dan Anda tidak mencintai Indonesia," tegas Dedi Mulyadi.