Keuskupan Timika baru-baru ini menyelenggarakan lokakarya pendidikan dasar dan menengah yang krusial. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi antara berbagai pihak dalam membangun serta menata pendidikan di tanah Mimika, Papua Tengah.
Uskup Timika, Mgr. Bernardus Bofitwos Baru OSA, secara khusus mengajak Pemerintah Daerah Kabupaten Mimika, PT Freeport Indonesia, Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK), para pastor, guru, dan seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi. Ajakan ini demi memajukan kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
Uskup Baru menegaskan pentingnya kebersamaan dalam mengembangkan dunia pendidikan. Hal ini dilakukan untuk mempersiapkan generasi muda Mimika menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.
Advertisement
Advertisement
Uskup Baru menyatakan bahwa berbagai permasalahan pendidikan telah teridentifikasi secara kolektif selama lokakarya. Langkah-langkah strategis pun telah dibahas bersama untuk membangun kemajuan pendidikan Mimika ke depan.
Lokakarya ini turut melahirkan inspirasi, gagasan, dan ide-ide inovatif untuk berkolaborasi. Tujuannya adalah membangun jaringan serta saling membantu dan mendukung pengembangan pendidikan di Mimika secara khusus dan wilayah Papua secara umum.
Melalui upaya sinergis ini, diharapkan anak-anak Mimika dapat tumbuh menjadi individu yang berkualitas. Mereka adalah masa depan bagi gereja, wilayah, bangsa, dan negara.
Advertisement
Advertisement
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, menegaskan komitmen Pemkab Mimika untuk terus menjalin sinergi. Kolaborasi ini akan dilakukan bersama Keuskupan Timika dan seluruh elemen masyarakat dalam membangun pendidikan di tanah Mimika.
Emanuel Kemong menekankan bahwa hasil pembahasan lokakarya harus ditindaklanjuti. Hal tersebut harus menjadi gerakan nyata dalam membangun pendidikan di Mimika dan juga di tanah Papua.
Pihaknya berharap agar generasi muda Mimika tidak hanya cerdas secara intelektual. Tetapi juga kuat secara iman, teguh dalam integritas, dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan bijaksana.
Advertisement
Advertisement
Kegiatan lokakarya penting ini dilaksanakan selama tiga hari, yaitu dari tanggal 14 hingga 16 April 2026. Acara tersebut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan pendidikan di wilayah Mimika dan sekitarnya.
Peserta lokakarya meliputi pastor paroki di Keuskupan Timika, Pengurus YPPK Tillemans se-Tanah Papua, pimpinan tarekat religius, serta berbagai lembaga mitra. Kehadiran beragam pihak ini menunjukkan luasnya dukungan terhadap inisiatif pendidikan.
Lokakarya pendidikan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Mimika dan PT Freeport Indonesia. Dukungan ini menunjukkan keseriusan berbagai pihak dalam memajukan pendidikan di Mimika.
Advertisement
Sumber: AntaraNews