Tuntasnya Evaluasi ZI-WBK Disdukcapil Situbondo oleh KemenPAN-RB: Apakah Bebas Korupsi Terwujud?

Tim KemenPAN-RB rampungkan evaluasi akhir ZI-WBK Disdukcapil Situbondo. Verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan integritas dan pelayanan publik bebas korupsi. Akankah predikat WBK berhasil diraih?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tuntasnya Evaluasi ZI-WBK Disdukcapil Situbondo oleh KemenPAN-RB: Apakah Bebas Korupsi Terwujud?
Tim KemenPAN-RB rampungkan evaluasi akhir ZI-WBK Disdukcapil Situbondo. Verifikasi lapangan dilakukan untuk memastikan integritas dan pelayanan publik bebas korupsi. Akankah predikat WBK berhasil diraih? (AntaraNews)

Tim penilai dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) telah merampungkan evaluasi akhir Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Proses penting ini menjadi tahapan krusial dalam upaya Disdukcapil Situbondo meraih predikat sebagai unit kerja yang bersih dan melayani. Evaluasi ini dilakukan di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Situbondo pada Selasa, 07/10, menandai fase terakhir dari serangkaian penilaian.

Muhammad Aris Sananto, salah satu anggota Tim Penilai KemenPAN-RB, menjelaskan bahwa berbagai tahapan sebelumnya telah dilalui dengan cermat. Verifikasi lapangan yang dilakukan hari itu bertujuan untuk meninjau langsung kondisi di lapangan, termasuk aspek integritas, sistem pengawasan, kualitas pelayanan publik, kinerja, hingga ketersediaan sarana dan prasarana. Penilaian ini berfokus pada apakah unit kerja yang diusulkan benar-benar layak untuk menyandang status ZI-WBK.

Setelah tahapan verifikasi lapangan ini, proses akan berlanjut dengan panel bersama instansi lain seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atau Ombudsman. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa pemantapan pilihan unit kerja yang akan memperoleh predikat ZI-WBK tidak hanya berdasarkan perspektif KemenPAN-RB. Hal ini sejalan dengan penekanan Bupati Situbondo yang menginginkan pembangunan integritas dimulai dari pimpinan tertinggi di setiap instansi.

Evaluasi ZI-WBK Disdukcapil Situbondo oleh tim KemenPAN-RB mencakup verifikasi menyeluruh terhadap berbagai aspek operasional dan manajerial. Muhammad Aris Sananto mengungkapkan bahwa timnya mengamati secara detail kondisi di lapangan, mulai dari integritas pegawai hingga efektivitas pengawasan internal. Kualitas pelayanan publik, yang menjadi garda terdepan interaksi dengan masyarakat, juga menjadi fokus utama dalam penilaian ini.

Selain itu, kinerja Disdukcapil Situbondo dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya turut dievaluasi, termasuk ketersediaan dan kelayakan sarana prasarana penunjang. Aspek-aspek ini menjadi indikator penting untuk menentukan apakah sebuah unit kerja mampu menciptakan lingkungan yang bebas dari praktik korupsi dan gratifikasi. Tujuan utama dari penilaian ini adalah untuk memastikan bahwa Disdukcapil Situbondo memenuhi standar ketat yang ditetapkan untuk predikat ZI-WBK.

Aris Sananto menambahkan bahwa setelah verifikasi lapangan ini, akan ada tahapan panel bersama lembaga independen seperti KPK atau Ombudsman. "Sebenarnya ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh bupati, terkait dengan pembangunan integritas itu dimulai dari pimpinannya," ujar Aris Sananto. Kolaborasi ini bertujuan untuk memberikan perspektif yang lebih luas dan objektif dalam menentukan kelayakan suatu instansi meraih predikat ZI-WBK.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Situbondo, Tri Cahya Ningtyas, menyatakan optimisme tinggi terkait hasil evaluasi ini. Ia menegaskan bahwa Disdukcapil Situbondo telah melalui berbagai tahapan penilaian dengan baik, dan saat ini berada pada tahapan terakhir yaitu verifikasi lapangan. "Kami optimistis bisa menyandang predikat ZI-WBK karena pelayanan yang diberikan baik online maupun offline bebas dari korupsi," katanya.

Tri Cahya menambahkan bahwa tim penilai secara khusus mengevaluasi standar pelayanan yang benar-benar bebas dari korupsi dan segala hal yang terkait dengan itu. Proses penilaian tahun ini telah memasuki tahap akhir, yang meliputi tahap administrasi, wawancara, dan kunjungan lapangan. "Semua pelayanan publik baik secara online maupun offline itu dicek," ujarnya, menunjukkan komitmen Disdukcapil terhadap transparansi dan akuntabilitas.

Sementara itu, Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo memberikan apresiasi kepada tiga instansi yang telah mencanangkan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK), yaitu Disdukcapil, Puskesmas Asembagus, dan Puskesmas Panarukan. "Dari awal menjabat saya menekankan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Situbondo untuk clean and clear dalam pelayanan kepada masyarakat," ujar Bupati. Dukungan penuh dari pemerintah daerah ini menjadi motivasi tambahan bagi unit-unit kerja untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan integritas.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi