Perburuan tabung gas elpiji 3 kilogram yang mulai dibatasi distribusinya bagi masyarakat golongan penerima subsidi memakan korban jiwa.
Seorang nenek warga Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan, meninggal dunia diduga kelelahan usai berburu dan mengantre tabung gas di kawasan Pamulang Senin (3/2).
“Persisnya bagaimana saya kurang jelas. Tadi dia dibopong rame-rame sama warga yang bantu. Apa dia jatuh awalnya atau bagaimana kurang paham,” kata Dedi, kerabat almarhumah Yonih Binti Saman (68) ditemui di rumah duka, Senin (3/2).
Dedi menyebutkan, kerabatannya itu sebelumnya berkeliling mencari tabung gas subsidi dengan menenteng dua tabung kosong di kedua tangannya.
Advertisement
Meninggal Usai Mendapatkan Elpiji
Kemudian almarhum ikut mengantre di salah satu pangkalan yang berjarak kurang lebih 300 meter dari tempatnya tinggal.
“Sehabis mengantre, dia meninggal sekitar jam 12 an. Tadi dia jalan mencari gas jam 10, jam 11 an,” ujarnya.
Diterangkan Dedi, Yonih setelah mendapat satu tabung gas bergegas pulang dan melewati jalan menanjak ke arah rumahnya dengan membawa dua tabung gas isi 3 kilogram dan satu tabung gas kosong.
“Mungkin kecapekan juga. Dia buka warung nasi uduk kalau pagi, malam dia masak. Mungkin kurang tidur, capek,” ujar Dedi.
Atas musibah yang terjadi, almarhumah Yonih langsung dimakamkan di TPBU wakaf RW 07, Kelurahan Pamulang Barat.