Tom Lembong Blak-blakan ke Anies Malam Pertama Dijebloskan ke Rutan: Enggak Bisa Tidur, Asam Lambung Naik

Pengalaman itu diugkapkan Tom Lembong kepada sahabat sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
Tom Lembong Blak-blakan ke Anies Malam Pertama Dijebloskan ke Rutan: Enggak Bisa Tidur, Asam Lambung Naik
Tom Lembong Blak-blakan ke Anies Malam Pertama Dijebloskan ke Rutan: Enggak Bisa Tidur, Asam Lambung Naik (Merdeka.com)

Mantan terdakwa kasus dugaan korupsi impor gula, Thomas Trikasih Lembong (Tom Lembong) mengungkapkan suasana malam pertama di Rumah Tahanan (Rutan) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Selatan usai dijebloskan penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung). Pengalaman itu diugkapkan Tom Lembong kepada sahabat sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Jadi yang sudah pasti terjadi malam pertama itu sangat-sangat tidak nyaman, enggak bisa tidur," kata Tom Lembong kepada Anies sebagaimana dikutip dari saluran YouTube Anies Baswedan, Jumat (8/8).

Bukan hanya tidak bisa tidur, Tom Lembong juga mengaku masalah lambung langsung menyerangnya seketika. Padahal mantan Menteri Perdagangan (Mendag) ini mengaku selama ini tak punya masalah lambung.

"Saya enggak pernah punya gejala lambung atau maag ya. Tapi tiba-tiba perih asam lambung," ujar Tom Lembong.

Serangan Balik Tom Lembong, Laporkan 3 Hakim ke MA Buntut Vonis 4,5 Tahun Penjara
Sebelumnya, Tom Lembong yang pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan di kabinet Presiden Joko Widodo ini dianggap bersalah melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara s © 2025 Liputan6.com

Kondisi Psikologi Tom Lembong Usai Ditahan

Meskipun saat itu terlihat tenang, menurut Tom Lembong, secara alam bawah sadar, psikologisnya mengalami gejala emosional. Kendati sudah berusaha, Tom Lembong mengakui emosinya sulit dikendalikan.

"Gejolak itu pasti ada," ujar Tom Lembong yang disahuti Anies mencoba membayangkan kondisi sahabatnya malam penahanan tersebut.

Menurut Tom Lembong, seseorang yang ditangkap dan dibui itu baru bisa menyerap dan memproses semua terjadi di lingkungan baru setelah seminggu penahanan. Hal itu juga diakui Tom Lembong bahwa psikologinya Kembali tenang setelah seminggu masa penahanan.

"Jadi lingkungan yang baru tidak pernah kebayang," kata Tom Lembong.

Tom Lembong bebas setelah mendapat abolisi dari Presiden Prabowo dan disetujui DPR. Tom Lembong bebas dari penjara pada Jumat malam 1 Agustus 2025 setelah ditahan kurang lebih sembilan bulan sejak 24 Oktober 2024.

Rekomendasi