Tolak sistem paket SKS, mahasiswa Universitas Pancasila blokir jalan Srengseng Sawah

Rabu, 2 Mei 2018 18:03 Reporter : Nur Fauziah
Tolak sistem paket SKS, mahasiswa Universitas Pancasila blokir jalan Srengseng Sawah Aksi protes mahasiswa UP. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Mahasiswa Universitas Pancasila (UP) demonstrasi di Jalan Srengseng Sawah Jakarta Selatan. Mahasiswa memblokade jalan sehingga kendaraan tidak dapat jalan. Aksi mahasiswa itu membuat jalan lumpuh. Kemacetan panjang pun tidak terelakkan.

Mahasiswa menuntut agar pihak kampus menghapuskan sistem paket satuan kredit semester (SKS). Paket itu dinilai merugikan mahasiswa.

"Sekarang kita harus membayar paket tapi terbentur SKS. Kita disuruh bayar paket tapi yang didapat harus sesuai IP kita," kata AP, salah satu mahasiswa Fakultas Hukum angkatan 2014, Rabu (2/5).

Tuntutan kedua menolak komersialisasi pendidikan. Sebab, ada sumbangan yang harus dibayarkan mahasiswa di luar bayaran paket.

"Kita menolak komersialisasi pendidikan. Minimal sumbangan itu Rp 1 juta. Itu di luar bayaran paket," ujar dia.

Ketiga adalah soal minimnya gaji buruh kasar di yayasan tersebut. Dia mengatakan, buruh kasar yang bernaung di koperasi yayasan digaji di bawah UMR.

"Mereka hanya digaji Rp 1,2 juta. Ini menyambung hari buruh kemarin juga," tukasnya.

Mahasiswa meminta Rektor UP Wahono Sumaryono bertemu dan berdialog dengan mereka. Jika tidak, mereka mengancam akan melakukan aksi yang sama.

"Sampai rektor datang kita akan tunggu," pungkasnya. [gil]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Demo
  3. Jakarta
  4. Demo Mahasiswa
  5. Pendidikan
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini