TNI Evakuasi 10 Korban Penyerangan KKB di Kiwirok, 9 Diantaranya Nakes

Jumat, 17 September 2021 12:57 Reporter : Richard Jakson Mayor
TNI Evakuasi 10 Korban Penyerangan KKB di Kiwirok, 9 Diantaranya Nakes TNI Evakuasi 10 Korban Penyerangan KKB di Kiwirok. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Sebanyak 20 orang menjadi korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang. Sementara, 9 orang tenaga kesehatan (Nakes) telah dievakuasi ke Jayapura oleh TNI dengan menggunakan Helikopter milik TNI di Lapangan Frans Kaisepo, Makodam XVII Cenderawasih, Jumat (17/9).

Menurut Kasdam XVII Cenderawasih, Brigjen TNI Bambang Trisnohadi, hari ini direncanakan akan dievakusi sekitar 20 orang korban. Kloter pertama baru tiba 10 orang, diantaranya 1 orang TNI dan 9 nakes.

"Kita sedang berupaya semoga hari ini bisa kita evakuasi 20 orang korban KKB di Distrik Kiwirok, dan baru berhasil kita evakuasi 1 orang TNI dan 9 tenaga kesehatan, langsung ke Makodam XVII Cenderawasih," kata Kasdam Brigjen TNI.Bambang Trisnohadi.

Dia mengatakan rencana evakuasi ini semula akan dilakukan pada Kamis (16/9) kemarin. Namun karena terkendala faktor cuaca, evakuasi baru bisa dilakukan hari ini.

"Hari ini kita evakuasi 10 orang, terdiri dari 1 orang prajurit anggota Satgas Pamtas Yonif 403 yang mengalami luka tembak. Kemudian 9 tenaga kesehatan, yang terdiri dari 1 orang dokter, 3 orang perawat, dan sisanya adalah para mantri. Mereka ini sehari-harinya bertugas di Puskesmas Kiwirok," ujar Bambang.

5 korban yang dievakuasi mengalami luka akibat penyiksaan dan penganiayaan oleh KKB. 1 orang mengalami patah tulang akibat hantaman benda keras, dan sisanya ada yang terkena anak panah, luka tusukan maupun luka sayatan.

"Terkait informasi korban nakes yang meninggal dunia Suster Gabriela Melan, sampai kemarin sore upaya evakuasi masih terkendala cuaca. Muda-mudahan siang ini dengan dikirimkan bantuan personel yang dilengkapi dengan perlengkapan montinering. Mudah-mudahan jenazah Suster Gabriela Melan bisa dievakuasi ke Jayapura", tambahnya.

Saat proses evakuasi, TNI sudah melakukan penebalan kekuatan di Kiwirok. "Kita kirimkan kekuatan satu pelaton sekitar 30 personel, yang terdiri dari satuan 751 dan Satgas Pamtas 403," terang dia.

Nantinya pasukan ini akan bergabung dengan Polri yang sudah bergerak dari Oksibil menuju Kiwirok. Yntuk sama-sama lakukan pengamanan di daerah tersebut.

Pangdam XVII Cenderawasih selaku Pangkogap TNI Papua memerintahkan seluruh prajurit TNI berserta Polri dari Satgas Nemangkawi segera mengamankan wilayah Kiworok mompleks. Prajurit juga diminta melakukan pengejaran terhadap KKB

"Tangkap hidup atau mati karena mereka yang bertanggungjawab atas kejadian tragis ini," pungkasnya. [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini