Pasangan selebritas Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid merampungkan pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana perjalanan umrah Hanania Travel di Mapolda Metro Jaya, Rabu (10/6). Thariq dan Aaliyah mengaku merogoh ratusan juta rupiah untuk perjalanan umrah bersama keluarga.
Kuasa hukum Thariq dan Aaliyah, Sangun Ragahdo mengatakan kliennya bersikap kooperatif memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Menurut Sangun, Thariq dn Aaliyah diperiksa terkait hubungan dengan Hanania Group.
"Kami datang untuk menjelaskan duduk perkaranya agar tidak ada simpang siur informasi,” kata Sangun kepada wartawan, Rabu (10/6).
Advertisement
Awal Mula Kerjasama
Menurut dia, kerja sama antara Thariq dan Hanania berawal dari tawaran endorsement diajukan pihak travel. Saat itu, Hanania menghubungi Thariq pada November 2025 untuk kerja sama promosi.
Sangun menjelaskan, sebelum menerima tawaran tersebut, Thariq sempat mencari informasi mengenai Hanania Travel. Dari hasil penelusuran saat itu, travel tersebut dinilai memiliki rekam jejak yang baik dan telah memberangkatkan banyak jemaah.
“Kalau sejak awal tahu travel ini bermasalah, sudah pasti mereka tidak akan mau mengiklankannya,” ujar Thariq.
Sebagai bagian dari kerja sama, Thariq dan Aaliyah mendapat fasilitas perjalanan umrah bareng anak. Namun di luar itu, pasangan tersebut juga mengajak anggota keluarga lain berangkat umrah dengan biaya sendiri.
Advertisement
Umrah Keluarga Rogoh Kocek Sendiri
Menurut Sangun, total dana yang dibayarkan Thariq kepada Hanania mencapai sekitar Rp160 juta lebih untuk rombongan ikut berangkat.
“Kita telah membayar kepada Hanania hampir Rp170 juta atau sekitar Rp160 juta sekian. Itu belum termasuk biaya-biaya lain selama di sana,” kata Sangun.
Sangun menegaskan bentuk kerja sama yang dilakukan kliennya sebatas promosi di media sosial berupa unggahan story dan feed. Setelah perjalanan umrah pada Desember 2025 selesai, tidak ada persoalan yang muncul.
Masalah baru diketahui beberapa bulan kemudian ketika mencuat laporan dugaan penipuan dan penggelapan yang kini ditangani Polda Metro Jaya. Karena itu, Sangun menyebut Thariq dan Aaliyah turut prihatin terhadap para jemaah yang merasa dirugikan. Menurutnya, kliennya juga tidak mengetahui adanya persoalan di balik operasional travel tersebut.
“Kami turut prihatin kepada para korban. Informasi yang kami terima saat itu, Hanania merupakan travel yang kredibel. Makanya kerja sama itu dilakukan,” ujar Sangun.