Tetangga di Lubuklinggau Duel Gara-gara Anak Berkelahi, Satu Tewas dan Satu Kritis

Jumat, 13 Maret 2020 02:02 Reporter : Irwanto
Tetangga di Lubuklinggau Duel Gara-gara Anak Berkelahi, Satu Tewas dan Satu Kritis Ilustrasi mayat. Ilustrasi shutterstock

Merdeka.com - Hanya gara-gara anak berkelahi, dua tetangga di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, terlibat duel. Satu orang tewas dan satu lainnya kritis akibat kejadian itu.

Peristiwa itu bermula saat Mamat (38), mendatangi rumah tetangganya, Bari (40), di Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Lubuklinggau, Rabu (11/3) malam. Mamat tak terima kepala anaknya terluka akibat dilempar batu oleh anak Bari.
Sesampai di rumah, Mamat bertemu dengan adik Baru, Candra (28) dan saudaranya.

Mamat emosi dan marah kepada keluarga Bari atas luka yang diderita anaknya. Terjadilah adu mulut antara Mamat dan Candra. Adu mulut berujung perkelahian fisik dan menggunakan senjata tajam.

Candra mengambil pisau dan menusuk perut Mamat. Mamat yang kalap mencabut pisau yang bersarang di perutnya lalu menusuk Candra ke bagian dada.

Tak lama, keduanya tersungkur dan dievakuasi ke rumah sakit. Candra tewas dalam penanganan medis, sementara Mamat masih kritis.

Kasat Reskrim Lubuklinggau AKP Alex Andriyan mengatakan, beberapa saksi tengah dimintai keterangan untuk mengungkap kasus ini. Dari laporan awal, kejadian itu akibat salah paham adanya perkelahian anak kecil.

"Untuk sementara motifnya gara-gara anak Mamat dan kakak korban Candra bertengkar, anak Mamat terluka di kepala," ungkap Alex, Kamis (12/3).

Jika dinilai bersalah, Mamat dapat dikenakan Pasal 351 ayat (3) tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian dengan hukuman penjara di atas tujuh tahun.

"Satu lagi masih dirawat di rumah sakit, bagaimana kondisinya terus kita pantau," ucapnya. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Penganiayaan
  3. Lubuklinggau
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini