Polres Jayawijaya berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa seorang Ibu Bhayangkari di wilayah hukumnya. Pengungkapan ini menunjukkan respons cepat aparat dalam menindak tegas pelaku kejahatan yang meresahkan. Insiden ini sendiri terjadi di Jalan Hom-Hom, tepatnya di belakang Kios Surya, Wamena, Papua Pegunungan.
Satu dari dua pelaku, berinisial RK (25), telah berhasil diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Jayawijaya. RK ditangkap saat sedang berbelanja di sebuah kios pakaian bekas di Jalan Irian Wamena pada Minggu sore, sekitar pukul 15.15 WIT. Penangkapan ini menjadi titik terang penting dalam kasus yang sebelumnya belum terungkap.
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara menjelaskan bahwa RK berperan sebagai pengantar menggunakan sepeda motor saat melancarkan aksinya. Sementara itu, pelaku utama berinisial KY yang bertindak sebagai eksekutor, kini masih dalam pengejaran intensif pihak kepolisian. Barang bukti berupa sepeda motor Honda Scoopy juga turut disita sebagai bukti kejahatan.
Advertisement
Advertisement
Pengungkapan kasus curas terhadap Ibu Bhayangkari ini bermula dari informasi akurat yang diterima Sat Reskrim Polres Jayawijaya mengenai keberadaan salah satu terduga pelaku. Informasi tersebut menyebutkan bahwa pelaku berada di sekitar pasar Potikelek Wamena, sebuah lokasi yang cukup ramai. Tim Opsnal Sat Reskrim segera bergerak cepat untuk menindaklanjuti laporan berharga ini.
Pada pukul 15.15 WIT, petugas berhasil mengamankan terduga pelaku berinisial RK saat ia sedang berbelanja dengan santai. Penangkapan ini dilakukan di sebuah kios pakaian bekas yang terletak di Jalan Irian Wamena, tanpa perlawanan berarti. Kecepatan respons aparat patut diacungi jempol dalam menangani kasus kejahatan serius ini.
Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan penyidik, RK (25) diketahui memiliki peran krusial dalam aksi curas tersebut. Ia bertindak sebagai pengantar yang menyediakan sarana transportasi berupa sepeda motor untuk melancarkan kejahatan. Sementara itu, rekannya berinisial KY adalah eksekutor yang melakukan tindakan kekerasan langsung terhadap korban Ibu Bhayangkari.
Advertisement
Bersamaan dengan penangkapan RK, polisi juga berhasil menyita satu unit sepeda motor Honda Scoopy yang diduga kuat digunakan dalam melancarkan aksi kejahatan. Barang bukti ini sangat krusial untuk memperkuat proses penyidikan dan menjerat para pelaku. Pihak kepolisian terus berkomitmen untuk mengungkap tuntas jaringan pelaku curas ini hingga ke akar-akarnya.
Advertisement
Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara memberikan apresiasi tinggi kepada tim Opsnal Sat Reskrim atas kerja keras dan dedikasi mereka di lapangan. Keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan profesionalisme aparat, tetapi juga dedikasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pengungkapan kasus curas ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Jayawijaya.
AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi para pelaku kejahatan untuk beraksi di wilayahnya. Wilayah hukum Polres Jayawijaya akan terus dijaga ketat dari segala bentuk tindak kriminalitas yang meresahkan. Komitmen ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga.
Penyidik Sat Reskrim Polres Jayawijaya saat ini masih terus melakukan pengembangan kasus secara mendalam. Upaya pengejaran terhadap pelaku utama berinisial KY terus dilakukan secara intensif di berbagai lokasi. Tujuannya adalah agar semua pihak yang terlibat dalam kasus curas ini dapat segera diproses sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.
Advertisement
Polres Jayawijaya bertekad untuk terus memberantas segala bentuk tindak kejahatan di wilayah hukumnya demi terciptanya kondisi yang kondusif. Langkah-langkah preventif dan represif akan terus ditingkatkan demi keamanan masyarakat secara berkelanjutan. Penegasan ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku kejahatan agar tidak berani beraksi di Jayawijaya.
Sumber: AntaraNews