Temannya tewas usai berkelahi, bocah SD di Sukabumi masih syok

Rabu, 9 Agustus 2017 08:45 Reporter : Wisnoe Moerti
Temannya tewas usai berkelahi, bocah SD di Sukabumi masih syok Ilustrasi mayat. ©shutterstock.com

Merdeka.com - SR (8), siswa kelas II SDN Longkewang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, meregang nyawa, Selasa (8/8). Bocah ini tewas setelah berkelahi dengan temannya sendiri berinisial DR.

Kapolres Sukabumi AKBP M Syahduddi menuturkan, polisi masih melakukan pendalaman. Namun hingga saat ini pihaknya belum meminta keterangan dari DR terkait penyebab dan kronologi kejadian yang menewaskan SR.

"Dia masih syok. Belum kita ajak bicara. Dari awal kejadian kan anak ini kaget sampai dia nangis. Jadi kita pertimbangkan psikologisnya," ujar Syahduddi saat berbincang dengan merdeka.com, Rabu (9/8).

Dia menceritakan, DR syok dengan kematian temannya. Kemungkinan dia syok karena tidak menyangka korban yang dipukulnya langsung pingsan, dan akhirnya menghembuskan napas terakhir.

Polisi harus berhati-hati sebelum meminta penjelasan dari DR. Syahduddi sudah berencana menggandeng KPAI dan orangtua DR untuk mendampingi. Karena itu polisi belum bisa menjelaskan penyebab kedua anak ini berkelahi.

"Mereka berkelahi itu kami belum lakukan pendalaman. Ya biasa anak-anak," jelasnya.

Mengacu pada UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, polisi wajib melakukan diversi atau pengalihan penyelesaian perkara. Sebab, terduga pelaku adalah anak di bawah umur.

"Diversi pengalihan penyelesaian perkara dari pidana umum dialihkan ke luar mekanisme yang ada. Kita pendekatan dulu ke keluarga korban untuk meredam situasi. Dilihat terduga pelaku anak-anak, kita harus tangani yang betul-betul baik," ucapnya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini