Targetkan 5 Emas, 31 Atlet Maluku Siap Berjuang di Pomnas XIX Jawa Tengah Meski Terbatas Biaya

Sebanyak 31 Atlet Maluku akan berlaga di Pomnas XIX Jawa Tengah pada 15-27 September 2025. Meski menghadapi keterbatasan biaya, mereka bertekad meraih 5 medali emas. Akankah ambisi ini terwujud?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Targetkan 5 Emas, 31 Atlet Maluku Siap Berjuang di Pomnas XIX Jawa Tengah Meski Terbatas Biaya
Sebanyak 31 Atlet Maluku akan berlaga di Pomnas XIX Jawa Tengah pada 15-27 September 2025. Meski menghadapi keterbatasan biaya, mereka bertekad meraih 5 medali emas. Akankah ambisi ini terwujud? (Merdeka.com)

Sebanyak 31 atlet jenjang mahasiswa dari Provinsi Maluku bersiap untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam ajang Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) XIX. Kompetisi bergengsi ini akan berlangsung di Semarang dan Solo, Jawa Tengah, mulai tanggal 15 hingga 27 September 2025.

Kontingen yang sebagian besar berasal dari Universitas Pattimura dan Politeknik Negeri Ambon ini akan berkompetisi dalam tujuh cabang olahraga. Keikutsertaan mereka di Pomnas XIX bertujuan untuk mengukir prestasi dan mengharumkan nama daerah di kancah olahraga nasional.

Namun, persiapan dan keberangkatan kontingen Maluku ke Pomnas XIX tidak lepas dari berbagai tantangan, terutama terkait pendanaan. Meskipun demikian, semangat juang para atlet tetap tinggi untuk mencapai target medali yang telah ditetapkan.

Ketua Badan Pembina Olahraga Mahasiswa Indonesia (Bapomi) Provinsi Maluku, Dr. Nur Aida Kubangun, mengungkapkan bahwa keberangkatan kontingen kali ini diwarnai dengan tantangan signifikan, terutama dalam aspek biaya dan teknis. "Sebagian besar biaya ditanggung perguruan tinggi," ujar Dr. Nur Aida Kubangun di Ambon.

Keterbatasan anggaran ini berdampak pada jumlah cabang olahraga yang dapat diikuti oleh atlet Maluku. Hanya tujuh cabang olahraga yang berhasil diikutsertakan, yaitu panjat tebing, atletik, catur, wushu, taekwondo, pencak silat, dan karate. Cabang olahraga beregu seperti basket dan voli terpaksa tidak dapat dikirim karena membutuhkan biaya yang jauh lebih besar.

Untuk mengatasi kendala finansial dan logistik, Bapomi Maluku menerapkan strategi efisiensi dalam keberangkatan. Atlet yang telah selesai bertanding akan segera dipulangkan dan digantikan oleh atlet lain yang akan berlaga, memastikan alokasi dana termanfaatkan secara optimal untuk partisipasi atlet Maluku di Pomnas XIX.

Dr. Nur Aida Kubangun juga menyampaikan terima kasih kepada pelatih, perguruan tinggi, serta pihak-pihak lain yang telah membantu. Ia berharap adanya dukungan lebih lanjut dari Pemerintah Provinsi Maluku dan KONI Maluku, mengingat masih adanya beban utang dari pelaksanaan Porprov sebelumnya.

Wakil Ketua Umum II KONI Maluku, Roy J. Mongi, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi Bapomi Maluku dalam mengirimkan atlet Maluku ke Pomnas. Menurutnya, Pomnas merupakan ajang penting untuk pembinaan jangka panjang bagi para mahasiswa atlet.

Roy J. Mongi berharap agar para atlet yang berprestasi di Pomnas terus dipantau dan dibina untuk kejuaraan nasional lainnya, seperti Pekan Olahraga Beladiri Nasional (PON Beladiri) di Kudus. Hal ini menunjukkan komitmen KONI dalam mendukung pengembangan potensi olahraga di Maluku.

Sementara itu, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, melalui sambutan yang disampaikan oleh Asisten III Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Sartono Pinning, menyatakan apresiasi dan dukungan penuh. Gubernur menegaskan bahwa Pomnas bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk mempererat silaturahmi antar mahasiswa dan mempromosikan budaya serta pariwisata daerah.

Gubernur juga menambahkan, "Keikutsertaan kontingen Maluku harus menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi olahraga mahasiswa sekaligus memperkenalkan Maluku dari sisi sosial, ekonomi, budaya, dan pariwisata." Pernyataan ini menekankan peran ganda atlet Maluku sebagai duta daerah.

Meskipun menghadapi berbagai keterbatasan dalam penyelenggaraan kali ini, kontingen Maluku telah menetapkan target yang ambisius. Mereka bertekad untuk membawa pulang setidaknya lima medali emas dari ajang Pomnas XIX ini.

Target ini mencerminkan semangat juang dan keyakinan diri para atlet Maluku yang siap bersaing dengan perwakilan dari provinsi lain. Persiapan yang matang dan dedikasi tinggi diharapkan dapat menjadi kunci untuk mencapai tujuan tersebut.

Keberhasilan dalam meraih medali emas akan menjadi bukti nyata dari potensi olahraga mahasiswa Maluku. Hal ini juga diharapkan dapat memotivasi generasi muda lainnya untuk aktif dalam kegiatan olahraga dan meningkatkan prestasi di masa mendatang.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi