Tahukah Kamu? Jakut Targetkan Konsumsi Ikan 47 Kg/Kapita Lewat Kampanye Gemarikan
Pemerintah Kota Jakarta Utara gencar laksanakan Kampanye Gemarikan di sekolah, menargetkan peningkatan konsumsi ikan hingga 47 kg per kapita. Apa saja kegiatannya?
Pemerintah Kota Jakarta Utara secara aktif menggelar Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya strategis memenuhi kebutuhan gizi harian warganya. Kampanye ini dilaksanakan di SDN Kelapa Gading Barat 01 pada hari Selasa, 16 September, dengan fokus utama menyasar generasi muda.
Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi ikan, yang kaya akan nutrisi esensial bagi pertumbuhan dan perkembangan anak. Melalui Gemarikan, Jakarta Utara menargetkan peningkatan angka konsumsi ikan hingga 47 kilogram per kapita per tahun, sebuah langkah penting untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat.
Berbagai kegiatan edukatif dan interaktif diselenggarakan untuk menarik minat anak-anak, termasuk mendongeng, pertunjukan tari, pantomim, hingga atraksi silat. Acara puncak melibatkan makan olahan ikan bersama dan pembagian paket Gemarikan kepada 150 siswa, menjadikan pengalaman ini menyenangkan dan berkesan.
Meningkatkan Gizi Anak Melalui Kampanye Gemarikan
Kampanye Gemarikan yang digalakkan oleh Pemerintah Kota Jakarta Utara merupakan respons terhadap kebutuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Kepala Seksi Kelautan dan Perikanan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Utara, Riyadi Akbar, menyatakan, "Kami mencoba menarik anak-anak untuk gemar makan ikan dengan bersinergi dengan unsur pendidikan mengemas kegiatan yang menyosialisasikan Kampanye Gemarikan."
Melalui program ini, Jakarta Utara memiliki target ambisius untuk mencapai angka konsumsi ikan sebesar 47 kilogram per kapita per tahun. Angka ini diharapkan dapat tercapai dengan adanya peningkatan sosialisasi dan edukasi mengenai manfaat ikan. Konsumsi ikan secara teratur dikenal dapat mendukung perkembangan kognitif dan fisik anak.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Kota (Setko) Administrasi Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman, menekankan bahwa makan ikan dapat membuat anak menjadi sehat, kuat, dan cerdas. "Jadi jangan ragu untuk mengkonsumsi ikan," ujarnya, mendorong para orang tua dan anak-anak untuk tidak ragu menjadikan ikan sebagai bagian dari menu harian.
Bunda PAUD Jakarta Utara, Fida Hendra, juga menambahkan bahwa Kampanye Gemarikan ini sangat menyenangkan dan berhasil membuat anak-anak lebih memahami pentingnya gizi tinggi dari ikan. Kandungan protein, omega-3, dan vitamin pada ikan sangat vital untuk pertumbuhan optimal.
Beragam Kegiatan Edukatif untuk Menarik Minat
Untuk memastikan pesan tentang pentingnya makan ikan tersampaikan dengan efektif, Kampanye Gemarikan dikemas dengan berbagai kegiatan yang menarik dan interaktif. Salah satu metode yang digunakan adalah mendongeng, yang mampu menarik perhatian anak-anak sambil menyisipkan pesan edukasi tentang ikan.
Selain mendongeng, acara ini juga dimeriahkan dengan pertunjukan tari-tarian, pantomim, dan atraksi silat yang menghibur. Kegiatan-kegiatan ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, sehingga anak-anak dapat menerima informasi dengan lebih baik dan tidak merasa bosan.
Puncak acara melibatkan sesi makan olahan ikan bersama, di mana 150 siswa berkesempatan menikmati hidangan berbahan dasar ikan. Kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan berbagai jenis olahan ikan, tetapi juga membuktikan bahwa ikan bisa menjadi makanan yang lezat. Pemberian paket Gemarikan juga menjadi bagian dari upaya mendorong konsumsi ikan berkelanjutan.
Bunda PAUD Jakarta Utara, Fida Hendra, mengajak seluruh anak-anak di wilayah Jakarta Utara untuk lebih sering mengonsumsi ikan dan menjadikannya kebiasaan baik. "Momen hari ini mendorong kita semua untuk rutin mengkonsumsi ikan supaya bisa lebih sehat, kuat dan cerdas," katanya, menegaskan dampak positif dari kebiasaan makan ikan.
Sumber: AntaraNews