Tahukah Kamu? FAKA Sawahlunto Jadi Jembatan Aspirasi Gen Z, Wujudkan Kebijakan Adaptif Pemko

Pemerintah Kota Sawahlunto memperkuat partisipasi anak dengan melantik FAKA Sawahlunto. Forum ini menjadi mitra strategis untuk memahami aspirasi Gen Z dan membentuk kebijakan yang adaptif, penasaran bagaimana FAKA bekerja?

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Kamu? FAKA Sawahlunto Jadi Jembatan Aspirasi Gen Z, Wujudkan Kebijakan Adaptif Pemko
Pemerintah Kota Sawahlunto memperkuat partisipasi anak dengan melantik FAKA Sawahlunto. Forum ini menjadi mitra strategis untuk memahami aspirasi Gen Z dan membentuk kebijakan yang adaptif, penasaran bagaimana FAKA bekerja? (AntaraNews)

Pemerintah Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat, baru-baru ini memperkuat komitmennya dalam membangun partisipasi anak yang adaptif dan berkelanjutan. Langkah ini ditandai dengan pelantikan pengurus Forum Anak Kota Arang (FAKA) Sawahlunto untuk masa bakti 2025–2027 pada 24 Oktober.

Keberadaan FAKA Sawahlunto dinilai sangat strategis oleh Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra dalam membantu pemerintah memahami dinamika sosial anak dan remaja di era digital. Forum ini diharapkan menjadi jembatan penting antara pemerintah dan generasi muda.

Wali Kota Riyanda Putra menegaskan bahwa FAKA kini diposisikan sebagai mitra utama Pemko untuk memperkuat kepekaan pemerintah terhadap isu dan aspirasi generasi muda, khususnya Gen Z. Ini merupakan upaya untuk memastikan kebijakan yang relevan dan tepat sasaran.

FAKA: Jembatan Komunikasi Lintas Generasi

Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyebut anak-anak FAKA sebagai ujung tombak pemerintah kota untuk lebih peka mendengar suara dan aspirasi Gen Z. "Kita ingin kebijakan Pemko tidak hanya melindungi, tapi juga memahami dunia mereka dan belajar dari perspektif mereka," kata Riyanda di Sawahlunto, Jumat.

Ia menjelaskan bahwa pola komunikasi lintas generasi menjadi tantangan baru bagi birokrasi daerah saat ini. Sebagian besar aspirasi remaja kini disampaikan melalui media sosial dan ruang digital, bukan lagi melalui forum formal seperti dahulu.

Oleh karena itu, FAKA Sawahlunto berperan krusial sebagai jembatan antara logika kebijakan pemerintah dengan cara berpikir dan berekspresi anak muda. Forum ini akan membantu pemerintah memahami tren dan kebutuhan Gen Z.

Peran Strategis FAKA dalam Kebijakan Pemko

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosPMDPPA) Sawahlunto Efriyanto menyatakan bahwa pelantikan pengurus FAKA 2025–2027 merupakan langkah awal. Ini menuju sistem partisipasi dan perlindungan anak yang lebih terukur, kreatif, dan berorientasi pada edukasi sosial.

Efriyanto menambahkan, "FAKA bukan sekadar forum kegiatan anak muda. Mereka kita dampingi agar menjadi pelopor dalam menyebarkan nilai positif dan pelapor jika menemukan isu-isu sosial di lingkungan sekitarnya." Hal ini menunjukkan peran ganda FAKA dalam masyarakat.

Wali Kota Riyanda Putra menegaskan sinergi Pemko dengan FAKA Sawahlunto akan diintegrasikan ke dalam visi Sawahlunto Maju. Tujuannya agar kebijakan pemerintah semakin responsif terhadap dinamika sosial di kalangan remaja.

"Mereka bukan hanya simbol partisipasi, tapi mitra strategis yang membantu pemerintah memahami pergeseran perilaku dan pola pikir generasi digital," ujar Riyanda, menggarisbawahi pentingnya FAKA sebagai penasihat kebijakan.

Fokus Utama dan Pelatihan Berkelanjutan FAKA

FAKA Sawahlunto akan diarahkan untuk menjalankan empat fokus utama yang krusial bagi pengembangan anak dan remaja. Fokus tersebut meliputi memperkuat child participation dalam kegiatan pemerintahan, mengampanyekan literasi digital dan pencegahan perundungan daring, meningkatkan kesetaraan anak, serta menumbuhkan kreativitas dan kepemimpinan remaja.

DinsosPMDPPA akan menyiapkan pelatihan berkelanjutan bagi anggota FAKA di berbagai bidang penting. Pelatihan ini mencakup advokasi sosial, kepemimpinan, serta komunikasi publik berbasis teknologi, guna meningkatkan kapasitas anggota.

Selain itu, Forum Anak ini juga akan berkolaborasi dengan sekolah, komunitas pemuda, dan media lokal. Kolaborasi ini bertujuan untuk mengembangkan kegiatan edukatif yang relevan dan menarik bagi anak-anak di Sawahlunto.

Sawahlunto dan Partisipasi Anak Berkelanjutan

Menurut data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), hingga 2025 terdapat lebih dari 450 Forum Anak aktif di Indonesia. Forum-forum ini berperan penting dalam memperkuat sistem Kota Layak Anak di berbagai daerah.

Sawahlunto sendiri menjadi salah satu daerah yang berhasil mempertahankan predikat Kota Layak Anak sejak tahun 2022. Keberhasilan ini dicapai melalui pendekatan partisipatif yang berbasis empati sosial, menunjukkan komitmen kuat terhadap hak-hak anak.

Ketua FAKA Sawahlunto Letisya Almaquira menyampaikan semangatnya bersama rekan sebaya di forum tersebut. Mereka bertekad menjembatani aspirasi Gen Z ke pemerintah, instansi, dan organisasi-organisasi lain. "Kami para pelajar atau Gen Z Sawahlunto juga punya banyak ide atau pertanyaan untuk partisipasi membangun kota. Melalui FAKA ide itu bisa dikelola menjadi lebih sesuai untuk ditindaklanjuti," kata Letisya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi