Tahukah Anda? Sinergi Kemenkum Babel dan Pemda Kunci Utama Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan di Bangka Belitung

Kemenkum Babel perkuat sinergi dengan Pemda dan DPRD Bangka Belitung demi tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Simak langkah konkretnya!

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tahukah Anda? Sinergi Kemenkum Babel dan Pemda Kunci Utama Tingkatkan Tata Kelola Pemerintahan di Bangka Belitung
Kemenkum Babel perkuat sinergi dengan Pemda dan DPRD Bangka Belitung demi tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Simak langkah konkretnya! (AntaraNews)

Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Kepulauan Bangka Belitung mengambil langkah strategis untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Daerah setempat. Upaya ini bertujuan utama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. Inisiatif kolaborasi ini ditegaskan di Pangkalpinang pada Senin (06/10).

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menyatakan bahwa sinergisitas lintas lembaga adalah kunci keberhasilan. Hal ini penting dalam menciptakan pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel bagi seluruh warga Bangka Belitung. Kemenkum Babel berkomitmen penuh untuk mendukung kemajuan daerah.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kehadiran langsung Kemenkum Babel pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pertemuan yang digelar di Gedung Mahligai Serumpun Sebalai ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap perumusan kebijakan hukum yang berkeadilan. Langkah ini juga mendorong terciptanya pembangunan yang merata.

Memperkuat Kolaborasi Lintas Lembaga demi Keadilan

Sinergi antara Kemenkum Babel, DPRD, dan Pemerintah Daerah merupakan fondasi penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang solid. Johan Manurung menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya sebatas formalitas, melainkan sebuah kebutuhan esensial. Tujuannya adalah untuk memastikan setiap kebijakan yang lahir benar-benar berpihak pada masyarakat.

"Kemenkum Babel berkomitmen terus bersinergi dengan DPRD dan Pemerintah Daerah dalam mendukung terciptanya kebijakan hukum yang berkeadilan, berpihak pada masyarakat, serta mendorong kemajuan daerah," kata Johan Manurung. Pernyataan ini menggarisbawahi visi jangka panjang Kemenkum Babel. Visi ini adalah untuk menciptakan ekosistem hukum yang responsif terhadap dinamika sosial.

Penguatan sinergi ini juga mencakup aspek pertukaran informasi dan koordinasi dalam penyusunan regulasi. Dengan demikian, diharapkan tidak ada tumpang tindih kebijakan yang dapat menghambat laju pembangunan. Seluruh pihak berupaya mewujudkan harmonisasi peraturan daerah dengan peraturan pusat.

Kehadiran Kemenkum Babel di Rapat Paripurna DPRD

Sebagai bentuk konkret dari komitmen sinergi, Kanwil Kemenkum Babel hadir dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kehadiran ini bukan hanya simbolis, melainkan untuk menunjukkan dukungan aktif terhadap proses legislasi dan pengawasan. Rapat tersebut menjadi platform penting untuk interaksi antarlembaga.

Agenda rapat paripurna meliputi pelantikan pengganti antarwaktu (PAW) anggota DPRD Provinsi Babel sisa masa jabatan 2024–2029 dari Fraksi PKS. Selain itu, disampaikan pula hasil reses masa sidang III tahun sidang pertama, yang dilaksanakan pada 18–21 September 2025. Hasil reses ini sangat krusial bagi pemerintah daerah.

Laporan hasil reses tersebut berisi berbagai aspirasi, temuan, serta permasalahan yang diperoleh dari masyarakat di masing-masing daerah pemilihan. Informasi ini nantinya akan menjadi bahan masukan strategis bagi Pemerintah Provinsi Babel. Masukan ini sangat berguna dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah yang lebih tepat sasaran.

Mewujudkan Pemerintahan Transparan, Responsif, dan Akuntabel

Kepala Kantor Wilayah Kemenkum Kepulauan Bangka Belitung, Johan Manurung, menekankan pentingnya koordinasi yang solid antara instansi pusat dan daerah. Koordinasi ini menjadi kunci untuk memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan. Pemerintahan yang baik haruslah transparan, responsif, dan akuntabel.

"Kita akan terus berupaya agar koordinasi antara instansi pusat dan daerah dapat semakin solid, guna memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, responsif, dan akuntabel," ujarnya. Pernyataan ini menegaskan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Hal ini juga bertujuan untuk membangun kepercayaan masyarakat.

Sinergisitas lintas lembaga dan pemerintah daerah, menurut Johan Manurung, merupakan salah satu kunci keberhasilan. Kunci ini untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih baik, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan demikian, setiap program pembangunan dapat berjalan optimal.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi