Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengambil langkah proaktif dalam upaya penanggulangan banjir dengan mempercepat pembangunan infrastruktur vital. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengumumkan percepatan pembangunan empat bozem baru di beberapa lokasi strategis.
Inisiatif ini bertujuan untuk meminimalisir dampak genangan air yang kerap melanda kota pahlawan, terutama saat musim hujan. Selain pembangunan bozem baru, Pemkot Surabaya juga melakukan pelebaran sejumlah bozem lama guna meningkatkan kapasitas tampung air hujan.
Langkah komprehensif ini tidak hanya berfokus pada mitigasi banjir, tetapi juga dirancang untuk memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat. Beberapa bozem direncanakan menjadi ruang publik multifungsi yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan rekreasi dan olahraga.
Advertisement
Advertisement
Pembangunan Bozem Baru dan Pelebaran Kapasitas
Dalam upaya serius mengatasi banjir, Pemkot Surabaya menggenjot pembangunan empat bozem baru. Lokasi-lokasi yang dipilih meliputi Taman Kendangsari, Kebonsari Baru Selatan, Ketintang Permai, dan Tengger Kandangan.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, "Kami terus berupaya meminimalisir banjir. Tahun ini total kita bangun empat bozem baru, yakni Taman Kendangsari, Kebonsari Baru Selatan, Ketintang Permai, dan Tengger Kandangan.” Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah kota dalam menghadirkan solusi jangka panjang.
Selain penambahan bozem baru, Pemkot Surabaya juga tidak luput melakukan pelebaran pada bozem-bozem yang sudah ada. Contohnya adalah bozem Putat yang kapasitasnya diperbesar agar mampu menampung volume air hujan yang lebih banyak. Bozem-bozem ini juga diperkuat dengan penambahan dan pemeliharaan rumah-rumah pompa untuk memastikan aliran air yang maksimal.
Advertisement
Kepala Rayon Surabaya Selatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Bagus Putra Ardianto, menambahkan bahwa tujuan utama pembangunan ini adalah penanganan genangan. "Pembangunan bozem ini tujuannya untuk penanganan genangan. Kemudian kita lengkapi dengan bangunan rumah pompa, tujuannya sama, nanti bisa teralihkan, tidak hanya tertitik pada satu saluran,” jelasnya.
Advertisement
Fungsi Ganda Bozem: Pengendali Banjir dan Ruang Publik
Keberadaan bozem di Surabaya tidak hanya difokuskan sebagai infrastruktur pengendali banjir semata. Pemkot Surabaya memiliki visi yang lebih luas dengan merancang beberapa di antaranya sebagai ruang publik yang bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.
Wali Kota Eri Cahyadi mengungkapkan, “Tak cuma untuk mengatasi banjir, sebagian bozem juga kita desain sebagai spot olahraga maupun wisata. Ada jogging track hingga taman. Insyaa Allah bisa bermanfaat untuk masyarakat.” Ini menunjukkan pendekatan holistik dalam pengembangan kota.
Konsep pembangunan bozem Surabaya yang multifungsi ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup warga. Dengan adanya fasilitas seperti jogging track dan taman, masyarakat dapat memanfaatkan area bozem untuk berolahraga, bersantai, atau bahkan sebagai destinasi wisata lokal.
Advertisement
Proses pembangunan bozem ini, menurut Bagus Putra Ardianto, telah dimulai sejak pertengahan Juli lalu. "Mulai bulan Juli sekitar tanggal 14, mulai ada penataan kawasan sekitar. Kita mulai penertiban, kemudian kita start pembangunan,” ujarnya, menandakan progres yang signifikan dalam proyek ini.
Sumber: AntaraNews