Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang berhasil menorehkan prestasi gemilang. Mereka meraih penghargaan terbaik ketiga secara nasional dalam pengelolaan Barang Milik Negara (BMN). Penghargaan bergengsi ini diberikan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia pada Sabtu, 13 September, di Pangkalpinang.
Kepala Lapas Narkotika Pangkalpinang, Maman Herwaman, menyatakan bahwa pencapaian ini adalah motivasi kuat. "Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga integritas, meningkatkan efisiensi dan mendukung pengelolaan keuangan negara yang profesional," katanya. Ini menunjukkan komitmen terhadap tata kelola yang baik.
Prestasi ini merupakan bukti nyata dedikasi Lapas Narkotika Pangkalpinang dalam menerapkan prinsip akuntabilitas dan efisiensi. Pengelolaan BMN yang optimal bertujuan memberikan pelayanan terbaik kepada warga binaan. Tujuannya agar mereka lebih mandiri dan tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum setelah bebas.
Advertisement
Advertisement
Lapas Narkotika Pangkalpinang Unggul dalam Tata Kelola BMN
Penghargaan dari Kementerian Keuangan ini menggarisbawahi upaya serius Lapas Narkotika Pangkalpinang dalam manajemen aset negara. Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) yang efektif sangat krusial bagi operasional lembaga pemasyarakatan. Ini mencakup segala fasilitas dan sarana prasarana yang mendukung proses rehabilitasi.
Maman Herwaman menekankan bahwa penghargaan ini bukan hanya sekadar formalitas. Ini adalah pengakuan atas komitmen Lapas Narkotika Pangkalpinang terhadap tata kelola aset yang transparan dan profesional. Setiap aset dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung program pembinaan dan reintegrasi sosial warga binaan.
Pemanfaatan BMN yang efisien memiliki dampak langsung pada kualitas pelayanan. Misalnya, fasilitas pelatihan keterampilan atau sarana kesehatan yang terawat baik. Hal ini secara signifikan meningkatkan peluang warga binaan untuk menjadi individu yang produktif. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masyarakat.
Advertisement
Komitmen ini juga termanifestasi dalam upaya berkelanjutan untuk inovasi. Lapas Narkotika Pangkalpinang terus mencari cara agar BMN dapat mendukung tujuan pemasyarakatan secara lebih efektif. "Kami terus berupaya memaksimalkan BMN ini untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga binaan agar mereka setelah bebas nanti lebih mandiri dan tidak mengulangi perbuatan melanggar hukum," ungkap Maman Herwaman.
Advertisement
Sinergi dan Peningkatan Mutu Pelayanan Publik di Lapas Narkotika Pangkalpinang
Selain prestasi dalam pengelolaan BMN, Lapas Narkotika Pangkalpinang juga menunjukkan peran aktif dalam peningkatan mutu pelayanan publik. Mereka berpartisipasi dalam Forum Konsultasi Publik Standar Pelayanan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kanwil Kementerian Keuangan Kepulauan Bangka Belitung.
Forum yang berlangsung di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pangkalpinang ini menjadi wadah penting. Tujuannya adalah untuk mensosialisasikan standar pelayanan publik dan meningkatkan kualitas layanan. Ini juga memperkuat komunikasi antara pemangku kepentingan dengan masyarakat pengguna layanan.
Kepala Lapas mengapresiasi terselenggaranya kegiatan semacam ini. Menurutnya, forum ini sangat bermanfaat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga binaan permasyarakatan. "Forum seperti ini menjadi wadah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi antar-instansi," katanya.
Advertisement
Partisipasi aktif Lapas Narkotika Pangkalpinang dalam forum ini mencerminkan keseriusan mereka. Mereka berkomitmen untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan standar pelayanan terbaik. Harapannya, melalui sinergi antar-instansi, pelayanan publik akan semakin berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sumber: AntaraNews