Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah resmi menetapkan kepengurusan Majelis Kehormatan Notaris Wilayah (MKNW) Kepulauan Babel untuk periode 2025-2028. Penetapan ini dilakukan melalui rapat pleno di Pangkalpinang pada Jumat, 31 Oktober, dengan tujuan utama menjaga kehormatan dan martabat profesi notaris di wilayah tersebut.
Dalam rapat pleno tersebut, Johan Manurung, Kepala Kanwil Kemenkumham Kepulauan Babel, terpilih sebagai Ketua MKNW. Ia akan didampingi oleh Yuli Kemala sebagai Wakil Ketua, memimpin majelis yang diharapkan dapat berfungsi sebagai wadah etika dan tanggung jawab moral bagi para notaris.
Johan Manurung menekankan bahwa Majelis ini bukan sekadar forum pemeriksaan administratif, melainkan sebuah pilar penting. Kehadiran MKNW diharapkan dapat mewujudkan praktik kenotariatan yang berintegritas dan profesional di Bangka Belitung.
Advertisement
Advertisement
Rapat pleno yang diselenggarakan oleh Kanwil Kemenkumham Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 31 Oktober 2024 secara resmi mengukuhkan susunan kepengurusan Majelis Kehormatan Notaris Wilayah (MKNW) periode 2025-2028. Keputusan ini menandai langkah strategis dalam memperkuat pengawasan dan etika profesi notaris di daerah tersebut.
Johan Manurung, Kepala Kanwil Kemenkumham Kepulauan Babel, dipercaya untuk memimpin Majelis Kehormatan Notaris Babel sebagai Ketua. Sementara itu, Yuli Kemala ditetapkan sebagai Wakil Ketua, membentuk pucuk pimpinan yang akan mengawal jalannya organisasi.
Selain Ketua dan Wakil Ketua, beberapa nama turut mengisi jajaran anggota kepengurusan MKNW Provinsi Kepulauan Babel Periode 2025–2028. Mereka adalah Kaswo, Derita Prapti Rahayu, Amorawati, dan Hasmonel, yang akan berkontribusi dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pembinaan.
Advertisement
Tim sekretariat juga telah dibentuk untuk mendukung operasional Majelis Kehormatan Notaris Babel, terdiri dari Muhamat Ariyanto, Poppy Rinafany, Winda Astuti, dan Indah Permata Sari. Keberadaan tim ini diharapkan dapat memastikan kelancaran administrasi dan koordinasi yang efektif.
Advertisement
Johan Manurung menegaskan kembali peran strategis Majelis Kehormatan Notaris Wilayah (MKNW) sebagai lembaga krusial. Tugas utamanya adalah menjaga kehormatan dan martabat profesi notaris di seluruh wilayah Bangka Belitung, memastikan setiap praktik berjalan sesuai standar etika yang berlaku.
Ia menyatakan, “Kita ingin memastikan Majelis Kehormatan Notaris di Bangka Belitung berjalan dengan prinsip profesionalitas, integritas, dan transparansi.” Pernyataan ini menekankan komitmen kuat terhadap tata kelola yang bersih dan akuntabel dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pembinaan.
Lebih lanjut, Manurung berharap MKNW dapat menjadi mitra yang konstruktif bagi pemerintah dan aparat penegak hukum. Tujuannya adalah untuk bersama-sama mewujudkan praktik kenotariatan yang berintegritas, demi kepentingan masyarakat luas dan kepastian hukum.
Advertisement
Fokus pada integritas ini menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik terhadap profesi notaris. Majelis Kehormatan Notaris Babel diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga standar moral dan etika yang tinggi di kalangan notaris.
Advertisement
Kanwil Kemenkumham Babel berkomitmen penuh untuk memberikan dukungan berkelanjutan kepada Majelis Kehormatan Notaris Wilayah (MKNW) dalam pelaksanaan tugas-tugasnya. Dukungan ini mencakup fasilitasi, koordinasi, dan pendampingan hukum yang diperlukan untuk kelancaran operasional.
Dukungan tersebut sangat penting untuk memastikan MKNW dapat beroperasi secara efektif dan efisien. Hal ini juga bertujuan agar Majelis Kehormatan Notaris Babel dapat menjalankan perannya sebagai pengawas etika profesi dengan optimal dan tanpa hambatan.
Johan Manurung menekankan pentingnya sinergi antara berbagai unsur, yaitu pemerintah, akademisi, dan notaris itu sendiri. Ia menambahkan, “Sinergi antara unsur pemerintah, akademisi, dan notaris adalah kunci untuk menjaga profesionalisme lembaga ini agar semakin kredibel dan dipercaya masyarakat.”
Advertisement
Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat fondasi profesi notaris di Bangka Belitung. Dengan demikian, profesionalisme lembaga ini akan terus terjaga, menjadikannya lebih kredibel dan mendapatkan kepercayaan penuh dari masyarakat dalam setiap layanan kenotariatan.
Sumber: AntaraNews