Kota Ambon kembali mengukir prestasi gemilang di kancah seni religi tingkat provinsi. Kontingen Ambon berhasil menyabet gelar juara umum dalam ajang Festival dan Pemilihan Duta Qasidah Provinsi Maluku Tahun 2025. Kompetisi bergengsi ini diselenggarakan di Gedung Islamic Centre, Kota Ambon, Maluku, pada Sabtu lalu.
Keberhasilan ini tidak hanya menegaskan posisi Ambon sebagai pusat pengembangan seni qasidah di Maluku, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat. Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian luar biasa ini. Ia menekankan pentingnya memberikan kemampuan terbaik dalam setiap penampilan.
Dengan perolehan 7 medali emas, 6 perak, dan 1 perunggu, Ambon mendominasi perolehan medali. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, latihan disiplin, serta dukungan penuh dari berbagai pihak. Kemenangan ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk terus melestarikan seni religi.
Advertisement
Advertisement
Perjalanan Gemilang Menuju Juara Umum
Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena menyatakan bahwa kemenangan ini adalah bonus dari dedikasi dan upaya maksimal. "Saya selalu bilang, lantunkan suara merdu untuk memuji dan memuliakan Allah SWT. Kalau kita juara umum, itu bonus. Yang terpenting adalah memberikan kemampuan terbaik," kata Bodewin. Pernyataan ini mencerminkan filosofi di balik partisipasi kontingen Ambon dalam festival tersebut.
Prestasi Ambon Juara Qasidah Maluku ini bukan datang secara instan, melainkan hasil dari pembinaan berkelanjutan. Seluruh pihak terlibat aktif dalam mempersiapkan para duta qasidah. Dedikasi tinggi para peserta dan pelatih menjadi kunci utama di balik kesuksesan ini. Mereka berlatih dengan tekun untuk mencapai performa terbaik.
Ketua DPRD Kota Ambon sekaligus Ketua Kontingen Lasqi, Morits Tamaela, menjelaskan detail perolehan medali. Kontingen Ambon tampil di empat kategori lomba dan berhasil mengumpulkan total 14 medali. Rinciannya adalah 7 medali emas, 6 perak, dan 1 perunggu, menempatkan Ambon di posisi teratas. Hasil ini mengukuhkan Ambon sebagai yang terbaik di tingkat provinsi.
Advertisement
Morits Tamaela menambahkan, "Ini hasil kerja keras, latihan yang disiplin, serta doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Ambon." Ungkapan ini menyoroti peran penting kolaborasi dan semangat kebersamaan. Kemenangan ini adalah milik semua warga Ambon yang telah memberikan dukungan.
Advertisement
Sinergi dan Dukungan Penuh dari Berbagai Pihak
Keberhasilan Ambon meraih juara umum tidak lepas dari sinergi kuat antara pemerintah dan lembaga terkait. Wali Kota Bodewin Wattimena menekankan bahwa kemenangan ini adalah bukti nyata kolaborasi. Pemerintah Kota Ambon, Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi), dan DPRD Kota Ambon bekerja sama erat. Dukungan masyarakat juga sangat berperan dalam pencapaian ini.
Kolaborasi ini mencakup penyediaan fasilitas latihan, pembinaan rutin, hingga dukungan moral bagi para peserta. Lembaga Seni Qasidah Indonesia (Lasqi) memiliki peran sentral dalam mengorganisir dan membina talenta-talenta muda. Mereka memastikan bahwa setiap peserta mendapatkan pelatihan yang optimal. Dukungan ini sangat krusial untuk pengembangan seni qasidah.
DPRD Kota Ambon juga menunjukkan komitmennya melalui dukungan penuh kepada kontingen. Ketua DPRD, Morits Tamaela, secara langsung memimpin kontingen, menunjukkan kepedulian terhadap seni budaya. Kehadiran dan dukungan dari para pemimpin daerah memberikan semangat tambahan bagi para peserta. Ini adalah contoh nyata bagaimana dukungan politik dapat memajukan seni.
Advertisement
Partisipasi aktif masyarakat Ambon juga menjadi faktor penentu. Doa dan dukungan yang tak henti-hentinya mengalir dari warga memberikan motivasi besar. Semangat kebersamaan ini menciptakan atmosfer positif yang mendorong para duta qasidah untuk tampil maksimal. Keberhasilan Ambon Juara Qasidah Maluku adalah cerminan dari semangat gotong royong.
Advertisement
Target Nasional dan Harapan Masa Depan Seni Religi
Setelah meraih gelar juara umum di tingkat provinsi, fokus selanjutnya adalah persiapan menuju kompetisi nasional. Ketua DPD Lasqi Nusantara Jaya Kota Ambon, Abas Rumadan, menegaskan komitmen pihaknya. Mereka akan terus melakukan pendampingan intensif bagi para juara yang akan mewakili Provinsi Maluku. Pendampingan ini bertujuan agar mereka tampil maksimal.
Abas Rumadan menyatakan, "Kami ingin mereka tampil maksimal dan membawa nama baik Ambon serta Maluku di pentas nasional." Pernyataan ini menunjukkan ambisi besar untuk mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi. Persiapan matang akan dilakukan untuk memastikan duta qasidah Maluku siap bersaing. Mereka akan membawa identitas Ambon sebagai kota musik dunia.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Ambon lainnya. Seni religi, khususnya qasidah, merupakan bagian integral dari identitas budaya kota. Dengan adanya prestasi ini, diharapkan semakin banyak anak muda tertarik untuk belajar dan mengembangkan bakat di bidang ini. Ini juga menjadi cara melestarikan warisan budaya.
Advertisement
Prestasi Ambon Juara Qasidah Maluku ini bukan hanya sekadar kemenangan dalam sebuah lomba. Lebih dari itu, ini adalah kebanggaan bersama yang memperkuat citra Ambon sebagai "Kota Musik Dunia" dengan kekayaan seni religinya. Diharapkan, semangat ini terus berlanjut dan menghasilkan lebih banyak prestasi di masa mendatang.
Sumber: AntaraNews