RSJ Naimata Kupang Disiapkan Buat Karantina 17 Mahasiswa Timor Leste dari Wuhan

Direktur Rumah Sakit Jiwa Naimata, Dr Dickson Legoh, mengatakan pihaknya telah menyediakan salah satu gedung untuk menampung 17 mahasiswa itu. Dia juga meminta kepada Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Timur melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar untuk tidak berpikir negatif karena belum tentu mereka terpapar.

Ananias Petrus
Oleh Ananias Petrus - Reporter
RSJ Naimata Kupang Disiapkan Buat Karantina 17 Mahasiswa Timor Leste dari Wuhan
RSJ Naimata Kupang. ©2020 Merdeka.com/Ananias Petrus

Sebanyak 17 Mahasiswa asal Timor Leste akan dipulangkan dari Wuhan, China. Namun karena tidak memiliki peralatan medis yang memadai, pemerintah Republik Democratic Timor Leste meminta bantuan Indonesia melakukan karantina sementara terhadap warganya sebagai bentuk kewaspadaan terhadap virus corona.

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersedia untuk menerima kedatangan belasan mahasiswa. Sebagai lokasi dipersiapkan Rumah Sakit Jiwa Naimata dan saat ini semua peralatan dan tenaga medis penunjang lainnya sedang dipersiapkan.

Direktur Rumah Sakit Jiwa Naimata, Dr Dickson Legoh, mengatakan pihaknya telah menyediakan salah satu gedung untuk menampung 17 mahasiswa itu. Fasilitas yang disediakan yakni tempat tidur serta peralatan medis yang sementara diidentifikasi sesuai kebutuhan.

"Sampai sekarang kami belum tahu jadwal kedatangan mereka, kami hanya mempersiapkan kebutuhan mereka sesuai perintah gubernur. Kami siap dan berusaha maksimal untuk menampung mereka," katanya, Kamis (6/2).

Sementara tim medis akan melakukan observasi selama 14 hari terhadap 17 mahasiswa itu. Tim medis gabungan dari RSUD W. Z Yohanes, RSU Siloam Kupang dan RSJ Naimata.

"Kami sudah informasikan kepada Dinas Kesehatan Nusa Tenggara Timur, untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar, untuk tidak berpikir negatif, karena mereka dievakuasi dari China tidak terpapar virus Corona, namun kami akan meminimalisir akses ke mereka," tegasnya.

Rekomendasi