Relawan Jokowi ikut bantu korban gempa bumi di Lombok Utara

Rabu, 1 Agustus 2018 21:19 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Relawan Jokowi ikut bantu korban gempa bumi di Lombok Utara relawan jokowi bantu korban gempa lombok utara. ©2018 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Gempa yang terjadi di Kabupaten Lombok Utara 29 Juli lalu, membuat sejumlah pihak tergerak untuk membantu. Gempa berkekuatan 6,4 SR itu memakan belasan korban jiwa dan menghancurkan ribuan bangunan. Tak terkecuali relawan Joko Widodo (Jokowi).

Tim Tanggap Bencana DPP Arus Bawah Jokowi (ABJ) menyerahkan bantuan kepada korban gempa di Kabupaten Lombok Utara. Bantuan diberikan kepada masyarakat, tepatnya warga Dusun Labangkara dan Dusun Sukadana, Desa Sukadana, Kecamatan Bayan.

"Bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada masyarakat ini bentuk kepedulian relawan Jokowi yang tergabung dalam ABJ," jelas Ketua Bidang Sosial/Tanggap Bencana DPP ABJ Denny Mamonto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/8).

Disampaikan, bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan korban gempa. Di antaranya sembilan bahan pokok masyarakat dan makanan siap saji, air bersih, peralatan kesehatan dasar dan kebutuhan bayi dan anak.

"Solidaritas, kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama atas musibah yang dialami saudara-saudara kita di Lombok ini sejalan dengan arahan Presiden Jokowi dalam berbagai kesempatan. Yakni agar relawan mempunyai jiwa kepedulian terhadap sesama," kata Denny.

Kepala Pusat Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho sebelumnya mengungkapkan, hingga Selasa 31 Juli 2018, pihaknya mencatat sudah 36 gempa susulan terjadi di Lombok Nusa Tenggara Barat. Gempa susulan terjadi dalam kisaran kedalaman dangkal yaitu 5 sampai 10 kilometer.

Gempa berkekuatan 6,4 SR dengan intensitas yang dirasakan lebih besar dari VI MMI, sebelumnya terjadi pada Minggu 29 Juli 2018 pada pukul 05:47:39 WIB. Gempa bumi terjadi akibat aktivitas Sesar Naik Flores dan dipicu deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik.

BNPB juga menyampaikan hingga kini total korban meninggal berjumlah 17 orang. Jumlah ini termasuk korban yang meninggal di Gunung Rinjani, Lombok. Sementara 5.448 rumah rusak, 15 unit fasilitas pendidikan, 5 unit fasilitas kesehatan, 55 unit fasilitas peribadatan, 37 unit kios dan satu jembatan rusak.

"Jumlah orang luka-luka 401 jiwa, pengungsi sampai saat ini 10.062 jiwa yang tersebar di 13 titik pengungsian," kata Sutopo. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini