Potensi hujan sedang hingga lebat diperkirakan meluas di sejumlah wilayah yang terdampak kebakaran hutan dan lahan. Meski begitu, pemantauan satelit masih merekam titik panas karhutla dalam periode terbaru.
Berdasarkan peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang diakses Jumat (30/10/2026) pukul 07.30 WIB, lima provinsi di Kalimantan berpeluang mengalami hujan sedang hingga lebat pada 30 Oktober. Potensi ini diprakirakan berlanjut hingga 31 Oktober untuk Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara.
Di Sumatera Selatan, peluang hujan dengan intensitas serupa juga berlaku pada 30 Oktober. Sehari sebelumnya, wilayah tersebut masuk kategori Siaga untuk potensi hujan lebat hingga sangat lebat. Adapun di Papua, BMKG memprakirakan hujan sedang hingga lebat pada 31 Oktober. Papua Barat Daya, Papua Tengah, dan Papua Selatan juga tercatat serta diprakirakan mengalami potensi hujan serupa dalam tiga hari terakhir.
Advertisement
Sebaran Titik Panas Karhutla Hari Ini
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) melalui Sistem Pemantauan Karhutla (SiPongi) mencatat 5.290 titik panas atau hotspot di seluruh Indonesia dalam 24 jam terakhir. Data yang diakses pukul 07.30 WIB mencakup seluruh tingkat kepercayaan, mulai dari low, medium, hingga high.
Dari total tersebut, 2.811 hotspot terdeteksi di Kalimantan, Sumatera Selatan, dan Papua.
Lima provinsi di Kalimantan menyumbang 1.825 hotspot. Kalimantan Tengah mencatat jumlah terbanyak, yakni 1.004 titik, dengan 22 titik di antaranya memiliki tingkat kepercayaan tinggi (high). Sebaran hotspot di Kalimantan Tengah paling banyak ditemukan di Kabupaten Kapuas dengan 374 titik, disusul Kotawaringin Barat sebanyak 294 titik dan Seruyan 107 titik.
Kalimantan Timur menyusul dengan 543 hotspot, termasuk satu titik berstatus high. Sebaran terbanyak berada di Kabupaten Paser sebanyak 160 titik, diikuti Penajam Paser Utara dan Kutai Barat.
Sementara itu, Kalimantan Selatan mencatat 234 hotspot, Kalimantan Barat 27 titik, dan Kalimantan Utara 17 titik. Di Kalimantan Selatan, sebaran terbanyak berada di Kotabaru. Sedangkan di Kalimantan Barat, 24 dari 27 hotspot berada di Kabupaten Ketapang.
Di Sumatera Selatan, terdeteksi 27 hotspot dengan satu titik berstatus high. Sebarannya meliputi Ogan Komering Ilir sebanyak 10 titik, Musi Banyuasin enam titik, dan Banyuasin empat titik.
Adapun wilayah Papua mencatat 959 hotspot. Papua Selatan menjadi provinsi dengan jumlah terbanyak, yakni 875 titik, termasuk 34 titik berstatus high. Sebagian besar hotspot di provinsi tersebut berada di Kabupaten Merauke.
Data hotspot SiPongi diperoleh melalui pemantauan tiga satelit, yakni NASA TERRA/AQUA, NASA-SNPP, dan NASA-NOAA20. Titik panas yang terdeteksi masih memerlukan verifikasi lebih lanjut di lapangan untuk memastikan apakah merupakan kebakaran hutan dan lahan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9386081/original/083061100_1793326903-Screenshot_2026-10-30_091513.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9386078/original/061146300_1793326757-6cef9f9d-41d2-414d-9e21-44ade39bbe87.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9386080/original/007041600_1793326874-IMG-20261029-WA0002.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385167/original/000638900_1793244548-e33d97d0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9386058/original/034774500_1793323280-512656.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9386049/original/016115000_1793319546-Vid_harimau_rangkaian_3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9384193/original/059773100_1793159637-Screenshot_20261027-210652_WhatsApp-2389649007.jpg)