Berdasarkan pemeringkatan QS Best Student Cities 2027 yang tercantum di situs www.topuniversities.com/city-rankings, Jakarta menempati peringkat ke-117 dunia sebagai kota pelajar.
Posisi itu menempatkan Jakarta di atas Yogyakarta, yang berada di peringkat ke-118, sekaligus membuat ibu kota menjadi kota pelajar dengan peringkat tertinggi di Indonesia.
Penghargaan atas capaian ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat pelantikan dan pengambilan sumpah/janji 368 pejabat fungsional di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/10/2026). Dari jumlah tersebut, 282 orang adalah guru.
"Jakarta yang selama ini tidak pernah menjadi kota pelajar nomor satu, sekarang Jakarta menjadi kota pelajar nomor satu di seluruh Indonesia. Dan itu tidak mungkin tanpa kontribusi, peran Saudara-saudara sekalian," kata Pramono dalam sambutannya saat pelantikan dan pengambilan sumpah/janji 368 pejabat fungsional di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (14/10/2026).
Pramono menegaskan perhatian khususnya terhadap sektor pendidikan, mengingat latar keluarganya yang bergerak di bidang pendidikan.
"Kebetulan saya ini anaknya guru. Jadi kalau Bapak, Ibu, Saudara-saudara perhatikan dalam kebijakan yang saya ambil berkaitan dengan pendidikan di Jakarta, bukannya dikurangi, tapi diperkuat," ujar Pramono.
Ia juga menyoroti peran pendidikan dalam membuka kesempatan sosial bagi warga yang berasal dari keluarga kurang mampu.
"Karena saya meyakini, untuk membuat bangsa ini semakin maju, termasuk di dalamnya memotong garis ketidakberuntungan dalam keluarga yang tidak mampu, maka pendidikan adalah kunci yang utama," kata Pramono.
Dalam bagian penutup sambutannya, Pramono kembali menyampaikan ucapan terima kasih kepada guru-guru yang dianggapnya berkontribusi pada perkembangan pendidikan di ibu kota.
"Dengan demikian, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi saya bagi para guru yang telah membuat Jakarta menjadi kota pelajar nomor satu di Indonesia," kata Pramono.