Update Penanganan Kebakaran Hutan di 6 Provinsi, 2 Wilayah Jadi Prioritas

BNPB melaporkan perkembangan penanganan kebakaran hutan dan lahan di enam provinsi, dengan Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan menjadi prioritas penanganan.

Tisha Maulida Fazriah
Oleh Tisha Maulida Fazriah - Reporter
Update Penanganan Kebakaran Hutan di 6 Provinsi, 2 Wilayah Jadi Prioritas
BNPB jelaskan kondisi terbaru penanganan kebakaran hutan dan lahan di 6 provinsi. (liputan6.com/Tisha Maulida Fazriah).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memaparkan data terbaru terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan di enam provinsi yang menjadi prioritas. Data itu menunjukkan adanya variasi kondisi di setiap wilayah, dengan beberapa daerah masih memerlukan perhatian intensif.

"Situasi di enam provinsi agak bervariasi. Di layar kita lihat bahwa di Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan adalah dua provinsi yang memang menjadi titik poin kita sekarang, titik prioritas kita, lebih prioritas. Di samping juga Kalimantan Selatan dan Jambi tentu kita juga dapat memberikan perhatian," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB, Berton Pandjaitan di gedung Kemenko Polkam, Rabu (14/10).

Berton menyampaikan bahwa penanganan kebakaran di beberapa provinsi tersebut masih berlangsung hingga saat ini, dengan operasi dilakukan melalui udara maupun melalui operasi darat.

"Kami bisa sampaikan bahwa lebih dari 80% dari hasil ya yang kami dapatkan bahwa hasil laporan dari masing-masing provinsi untuk kekuatan personel dan peralatan yang saat ini tergelar sudah cukup memadai dengan hasil capaian pemadaman lahan terbakar yang baru setiap hari mencapai rata-rata di atas 80% dari luas lahan terbakar," ujar Berton.

Lebih lanjut, BNPB menegaskan beberapa titik menjadi fokus penanganan karena karakteristik lahan, termasuk lahan gambut dan kawasan konservasi.

"Untuk Kalimantan Tengah, ada lahan gambut yang saat ini dalam penanganan itu sekitar 7,8 hektare. Namun, ada Taman Nasional Tanjung Puting, ini menjadi perhatian juga, dan ini relatif sangat luas, 513 hektare. Kemudian di Sumatera Selatan itu ada sekitar hampir 50 hektare, dan di Jambi ada 74,5 hektare," kata Berton.

Sementara itu, untuk Provinsi Riau, BNPB melaporkan tidak ditemukan lagi titik api maupun laporan terbaru mengenai titik api baru dan lahan terbakar, menurut pernyataan yang disampaikan oleh pihak BNPB.

"Jadi per hari kemarin, hari ini kami laporkan bahwa ada 663 hektar lahan gambut yang saat ini terbakar," tandas Berton.

Rekomendasi