Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), berkelakar menyinggung Presiden Prabowo Subianto ketika menyampaikan orasi ilmiah dalam kegiatan Dies Natalis ke-68 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran (FISIP Unpad) pada Selasa (13/10).
SBY semula mengatakan apabila sedang batuk saat hadir di Unpad, yang terganggu hanyalah orang di sisi kanan dan kirinya. Sementara apabila Prabowo yang batuk, maka nilai tukar rupiah dan saham bisa jatuh.
"Kalau saya batuk, yang suka terganggu kiri-kanan saya. Kalau saya melukis, tiba-tiba batuk-batuk, pasti lukisannya rusak itu. Tapi aman karena saya seorang seniman sekarang. Kalau yang batuk Pak Prabowo, hati-hati. Kalau batuknya keras, nilai tukar rupiah dan saham bisa jatuh," kata SBY disambut gelak tawa peserta Dies Natalis ke-68 FISIP Unpad.
SBY kemudian mendoakan agar Prabowo senantiasa diberikan kesehatan sehingga dapat memimpin negara dengan sebaik-baiknya.
"Kita doakan Presiden kita tetap sehat sehingga bisa memimpin negara dengan baik," ujar SBY.
Adapun dalam orasi itu, SBY mengajak FISIP Unpad untuk terus menjadi ruang bagi pemikiran kritis dan independen. Perguruan tinggi dinilainya perlu menjaga kebebasan akademik.
"Kalau urusan diserahkan pada ahlinya, politisi harus mendengarkan para peneliti karena politik harus mengikuti keilmuwan. Karena para ilmuwan memiliki keahlian dan pengalaman. Tidak perlu dipisahkan, tetapi harus menjadi satu," kata SBY.
SBY juga berpesan agar mahasiswa memiliki tujuan hidup dan berani memperjuangkan cita-citanya. Sebab, dia menilai generasi muda akan menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
"Percayalah dalam perjalanan hidup kalian. Harus mental tidak mudah menyerah. Sejak saat ini generasi muda harus menjadi bagian dari solusi, bukan menjadi bagian dari masalah," kata SBY.
Sementara itu, Rektor Unpad, Arief Sjamsulaksan Kartasasmita mengapresiasi perjalanan FISIP Unpad selama 68 tahun dalam mengembangkan pendidikan dan melahirkan lulusan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
"Semangat ini sejalan dengan arah Unpad yang mengusung tagline unggul, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat. Mudah-mudahan ini menjadi inspirasi bagi kami dan generasi selanjutnya," kata Arief.