12 Penyelam Dikerahkan Cari Korban KM Virgo 8 di Hari Kedelapan

Basarnas fokus 12 penyelam pada hari kedelapan operasi di Laut Jawa. TB Jaya Dragon dikerahkan untuk pencarian KM Virgo Transport 8.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
12 Penyelam Dikerahkan Cari Korban KM Virgo 8 di Hari Kedelapan
Basarnas kerahkan 12 penyelam mencari korban km virgo 8. (Foto Antara).

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) memfokuskan 12 penyelam terbaik untuk melanjutkan pencarian korban KM Virgo Transport 8 yang belum ditemukan di Laut Jawa. Operasi bawah laut dijadwalkan pada hari kedelapan pencarian, Minggu (20/9).

Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo Nur Sasongko menjelaskan, 12 personel tersebut merupakan gabungan unsur penyelam tim SAR yang dipilih setelah penyesuaian dan penyegaran tim. Ia menegaskan, jumlah itu bukan keseluruhan penyelam yang terlibat dalam operasi SAR.

"Para penyelam yang disiapkan untuk melanjutkan operasi bawah laut memiliki pengalaman dalam penanganan sejumlah kecelakaan seperti operasi SAR kecelakaan pesawat Lion Air dan Sriwijaya Air beberapa tahun lalu," kata Yudhi di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Sabtu (19/9) malam.

Menurut Yudhi, penyegaran dilakukan karena sebagian unsur kapal pendukung penyelaman harus kembali ke pangkalan untuk pergantian personel dan penugasan lain, bukan karena kekurangan personel. "Basarnas juga menyiapkan unsur pengganti untuk mempertahankan kemampuan pencarian bawah laut," ujar Yudhi.

Ia menyebut berkurangnya penyelam berasal dari KRI I Gusti Ngurah Rai. KRI Pulau Fani juga kembali ke homebase, sementara kapal pengganti didatangkan dari KRI Nala yang dijadwalkan turun pada hari kedelapan operasi SAR.

TB Jaya Dragon Kawal 12 Penyelam di Bawah Laut

Basarnas mengerahkan TB Jaya Dragon untuk beroperasi bersama 12 penyelam terbaik, memperkuat operasi bawah air yang sebelumnya telah dilakukan 20 penyelam TNI Angkatan Laut. Di saat bersamaan, mereka menunggu keputusan langkah tim salvage terhadap badan kapal.

"Jadi harapannya, personel yang tersedia untuk memperkuat apa yang telah dilaksanakan oleh penyelam dari TNI Angkatan Laut kemarin. Kami juga sambil menunggu keputusan apa yang akan dilakukan oleh tim salvage (operasi pengangkatan bangkai kapal). Tentunya kami pun berusaha untuk melaksanakan pencarian di bawah air," ujar Yudhi.

Ia berharap kondisi cuaca yang dalam beberapa hari terakhir cukup mendukung tetap bertahan, sehingga tim penyelam bisa memaksimalkan operasi bawah laut dan memperoleh hasil seperti yang dicapai penyelam TNI Angkatan Laut sebelumnya.

"Kita berharap tim penyelam yang diberangkatkan pada malam hari ini dapat melaksanakan pencarian secara optimal pada hari berikutnya, sehingga operasi SAR tetap menghasilkan perkembangan meskipun terdapat penyesuaian unsur kapal dan personel selama operasi berlangsung," ujar Yudhi, demikian dikutip dari Antara.

Data Korban KM Virgo Transport 8 hingga Hari Ketujuh

Hingga hari ketujuh operasi SAR, Sabtu (19/9) malam pukul 21.00 Wita, Basarnas mengonfirmasi 117 korban ditemukan. Rinciannya, 108 orang selamat dan sembilan orang meninggal dunia. Masih terdapat 126 orang belum ditemukan dari total 243 orang dalam manifes KM Virgo Transport 8.

KM Virgo Transport 8 mengangkut 243 orang saat berlayar dari Surabaya, Jawa Timur, menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sejak 12 September 2026.

Kapal dilaporkan mengalami cuaca buruk dan hilang kontak pada 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 Wita, sebelum ditemukan pada hari yang sama dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo, Laut Jawa.

Rekomendasi