Abu Sinabung Ganggu Penerbangan, Bandara Kualanamu Kini Kembali Normal

Gangguan abu vulkanis sempat menyebabkan 6 penerbangan mengalami penyesuaian waktu (retime) serta 11 penerbangan lainnya tertunda (delay).

Uga Andriansyah
Oleh Uga Andriansyah - Reporter
Abu Sinabung Ganggu Penerbangan, Bandara Kualanamu Kini Kembali Normal
Jetstar Asia menjadikan Bandara Kualanamu di Deli Serdang, Sumut, sebagai destinasi penerbangan dengan rute dari dan ke Bandara Internasional Changi, Singapura

PT Angkasa Pura Aviasi mencatat sebanyak 55 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara, terpaksa dibatalkan akibat sebaran abu vulkanis erupsi Gunung Sinabung. ​Selain pembatalan, gangguan akibat abu vulkanis pada Senin (1/9) tersebut juga menyebabkan 6 penerbangan mengalami penyesuaian waktu (retime) serta 11 penerbangan lainnya tertunda (delay).

Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi, Mohamad Hikmat Hidayat menjelaskan bahwa data tersebut dihimpun berdasarkan laporan sementara per pukul 16.00 WIB. Hikmat menegaskan angka tersebut masih dinamis dan bergantung pada pergerakan abu vulkanis serta kebijakan masing-masing maskapai.

​"Dampak abu vulkanis menyebabkan 55 penerbangan dari dan menuju Bandara Internasional Kualanamu dibatalkan. Sementara 6 penerbangan mengalami penyesuaian waktu atau retime, dan 11 penerbangan yang delay," ujar Hikmat dalam keterangan resminya, Selasa (1/9).

​Pihak pengelola bandara memastikan koordinasi intensif terus dilakukan bersama AirNav Indonesia, otoritas bandara, maskapai, dan pemangku kepentingan terkait untuk mengantisipasi dinamika situasi di lapangan.

 

Abu Erupsi Sinabung Sempat Ganggu Penerbangan

Kendati sempat ditutup sementara sejak Senin (31/8) pukul 10.50 WIB menyusul letusan Gunung Sinabung yang melontarkan abu setinggi 3.500 meter, operasional Bandara Kualanamu saat ini telah dinyatakan pulih.

​Berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM) nomor A3254/26 yang diterbitkan AirNav Indonesia, status bandara telah bergeser menjadi Aerodrome Resumed Normal Operation sejak Selasa (1/9) pukul 14.07 WIB.

"Bandara Internasional Kualanamu telah dinyatakan kembali normal. Namun, perlu kami sampaikan bahwa status penerbangan masing-masing maskapai masih dapat mengalami penyesuaian, baik berupa retime, delay, maupun pembatalan sesuai pertimbangan operasional dan keselamatan," ujar Hikmat.

​Manajemen bandara menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami calon penumpang seraya mengimbau masyarakat untuk terus memantau status penerbangan langsung melalui kanal resmi maskapai masing-masing sebelum bergerak menuju bandara.

Rekomendasi