Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatra Utara, mengonfirmasi adanya penyesuaian sejumlah jadwal penerbangan menyusul peningkatan aktivitas dan erupsi Gunung Sinabung. Pihak pengelola bandara mengimbau kepada seluruh calon penumpang atau pengguna jasa bandara agar proaktif memantau status terkini perjalanan udara mereka.
"Sehubungan dengan meningkatnya aktivitas erupsi Gunung Sinabung yang berdampak pada operasional penerbangan, sejumlah jadwal penerbangan di Bandara Internasional Kualanamu dapat mengalami penyesuaian," demikian keterangan resmi manajemen Bandara Internasional Kualanamu melalui akun Instagram resminya, dikutip Selasa (1/9).
Manajemen bandara menegaskan langkah pengecekan berkala sangat penting dilakukan sebelum calon penumpang berangkat menuju kawasan bandara. Pengguna jasa diminta untuk berkoordinasi langsung dengan pihak maskapai masing-masing guna mengetahui kepastian waktu keberangkatan.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa bandara untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui maskapai masing-masing sebelum melakukan perjalanan," lanjut pernyataan tersebut.
Pihak bandara juga menyampaikan permohonan maaf atas potensi kendala serta ketidaknyamanan yang dirasakan oleh para penumpang akibat situasi darurat bencana alam ini. Sebelumnya, Gunung Sinabung dilaporkan erupsi pada pukul 10.17 WIB, Senin (31/8). Tinggi kolom abu vulkanis teramati mencapai sekitar 3.500 meter dari atas puncak.
Kepala Pos Pengamatan Gunung Sinabung, Armen Putra, mengatakan kolom abu erupsi teramati berwarna hitam dengan intensitas tebal dan bergerak condong ke arah timur serta tenggara.
"Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 120 milimeter dan durasi sementara sekitar 1 jam 1 menit 48 detik," kata Armen.