Seorang pemuda inisial FS (20), nyaris dihajar massa usai terpergok membakar lahan. Beruntung api belum sempat menyala sehingga kebakaran dapat terhindarkan.
Peristiwa itu bermula saat dua warga bermaksud mengecek kebunnya di Desa Ulak Segelung, Indralaya, Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Senin (31/8) sore. Dalam perjalanan para saksi melihat pelaku sedang menyalakan api menggunakan korek di kebun. Panik dipergoki, pelaku lantas melarikan diri.
Warga kompak mengejar pelaku dan akhirnya tertangkap. Massa sempat emosi dan bermaksud menghajar pelaku. Beruntung polisi segera datang ke lokasi setelah dihubungi warga. Pelaku kemudian diamankan dan digiring ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Pelaku kedapatan oleh warga saat membakar lahan, dia kabur karena dipergoki tetapi berhasil ditangkap warga," ungkap Kasi Humas Polres Ogan Ilir Iptu Mansyur, Selasa (1/9/2026).
Mansyur menyebut pelaku masih dalam pemeriksaan oleh penyidik Unit Pidana Khusus Satreskrim Polres Ogan Ilir. Jika terbukti bersalah, statusnya dinaikkan menjadi tersangka dan terancam jeratan hukum.
"Masih diperiksa penyidik, sambil mengumpulkan bukti-bukti," kata Mansyur.
Polisi mengapresiasi langkah cepat warga dalam mencegah terjadinya karhutla. Menurutnya, peran aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah api meluas dan menjaga lingkungan dari ancaman karhutla.
"Pencegahan karhutla adalah tugas dan tanggung jawab masing-masing. Laporkan jika menemukan kasus itu agar cepat diatasi," kata dia.