Imbas Tertemper Truk di Klaten, KA Malabar Terlambat Hampir 5 Jam

KA Malabar kecelakaan dengan truk di Klaten, jadwal molor hampir 5 jam. KAI menyebut ada dampak ke KA Gajayana. Simak penjelasannya.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
Imbas Tertemper Truk di Klaten, KA Malabar Terlambat Hampir 5 Jam
KA 68 Malabar relasi Bandung-Malang tiba di Malang. (Foto Antara).

Perjalanan KA 68 Malabar relasi Bandung–Malang terlambat hampir lima jam usai KA Malabar kecelakaan dengan sebuah truk di Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 295, Klaten, Kamis (27/8) dini hari.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya menyampaikan informasi penanganan dan pemulihan operasional atas gangguan tersebut. Keterangan resmi ini dikutip dari Antara.

Manajer Humas KAI Daerah Operasi 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan kereta telah tiba di Stasiun Malang.

"Sudah tiba tadi pukul 11.32 WIB," kata Manajer Humas KAI Daerah Operasi 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono.

Keterangan itu disampaikan saat dikonfirmasi melalui aplikasi pesan singkat dari Kota Malang pada Kamis (27/8/2026).

Tiba 11.32 WIB, Mundur 280 Menit dari Jadwal

Berdasarkan data KAI Daop 8 Surabaya, KA 68 Malabar seharusnya tiba di Stasiun Malang pada pukul 06.52 WIB. Dengan jadwal tersebut, keterlambatan tercatat sekitar 280 menit atau 4,6 jam.

Gangguan perjalanan terjadi setelah rangkaian tertemper truk di JPL 295 Klaten pada dini hari. Setelah proses penanganan di lokasi, perjalanan dilanjutkan hingga kereta mencapai Stasiun Malang pada siang hari.

Adapun jumlah penumpang yang diangkut KA 68 Malabar pada perjalanan ini sebanyak 100 orang.

Gajayana Tambahan Diproyeksikan Tiba 14.25 WIB

Selain KA 68 Malabar, KAI menyebut KA Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir juga terdampak imbas insiden tertemper truk tersebut.

KA Gajayana Tambahan sedianya tiba di Stasiun Malang pukul 13.50 WIB. Akibat peristiwa itu, kedatangannya diproyeksikan mundur menjadi sekitar pukul 14.25 WIB.

Menurut KAI Daop 8 Surabaya, KA Gajayana Tambahan pada layanan ini mengangkut 142 penumpang.

KAI Minta Maaf, Service Recovery Disalurkan

KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak keterlambatan dan memastikan pengaturan pola operasional dilakukan setelah proses penanganan kejadian selesai sepenuhnya.

"Sekali lagi, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami. Terima kasih atas kesabaran, pengertian dan kepercayaan pelanggan yang tetap bersama KAI," ujar Mehendro, demikian dikutip Antara.

KAI Surabaya menyalurkan service recovery sesuai ketentuan yang berlaku bagi penumpang terdampak, disesuaikan dengan durasi keterlambatan perjalanan, berupa minuman, makanan ringan, maupun makanan berat.

"Kami berharap layanan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pelanggan selama perjalanan mengalami keterlambatan," ujar dia.
Rekomendasi