Kecelakaan melibatkan KA 68 Malabar relasi Bandung-Malang dengan sebuah truk pasir di perlintasan sebidang JPL 295, Jalan Raya Gondang-Ngering, Desa Sumyang, Kecamatan Jogonalan, Kabupaten Klaten, Kamis (27/8) dini hari. Akibat kecelakaan tersebut, 14 perjalanan kereta api terdampak.
Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan kecelakaan melibatkan KA Malabar tertemper truk pasir terjadi sekitar pukul 01.25 WIB. Namun tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
“Petugas KAI Daop 6 Yogyakarta langsung melakukan evakuasi Lokomotif KA (68) Malabar. Pukul 06.01 WIB, KA Malabar dapat melanjutkan perjalanan kembali dengan lokomotif pengganti,” kata Feni melalui pernyataan tertulis diterima, Kamis (27/8).
Advertisement
14 Perjalanan KA Terdampak
Feni menjelaskan, proses evakuasi lokomotif dan perbaikan jalur dilakukan agar perjalanan kereta api dapat kembali normal. Penanganan di lokasi terus dilakukan untuk memastikan operasional perjalanan KA berjalan lancar.
Menurut Feni, sebanyak 14 perjalanan KA terdampak akibat kejadian tersebut. KAI juga telah memberikan service recovery kepada pelanggan yang mengalami dampak keterlambatan sesuai prosedur yang berlaku.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelanggan karena kondisi ini,” kata Feni.
Bentuk service recovery yang diberikan KAI menyesuaikan durasi keterlambatan. Pelanggan terdampak dapat memperoleh minuman, makanan ringan, hingga makanan berat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
KAI mengimbau penumpang yang terdampak untuk terus memantau informasi terbaru terkait perjalanan kereta api melalui aplikasi Access by KAI dan situs resmi KAI. Pelanggan juga dapat menghubungi Contact Center KAI 121 untuk mendapatkan informasi mengenai perjalanan dan pelayanan kereta api.
“KAI telah menyediakan service recovery bagi pelanggan yang terdampak keterlambatan perjalanan, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Meliputi pemberian minuman, dan makanan ringan, atau makanan berat tergantung durasi keterlambatan,” jelas Feni.
KAI turut menyampaikan terima kasih kepada para pelanggan atas kesabaran selama proses penanganan gangguan perjalanan akibat kecelakaan tersebut.
KAI kembali mengingatkan seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati ketika melintasi perlintasan sebidang. Pengguna jalan diminta meningkatkan kedisiplinan dan selalu mendahulukan perjalanan kereta api ketika berada di perlintasan sebidang.
“Untuk informasi lebih lanjut terkait perjalanan dan pelayanan KA, masyarakat juga dapat menghubungi Contact Center KAI melalui telepon di 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial @KAI121,” pungkas Feni.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas keterlambatan perjalanan kereta api yang terjadi akibat proses penanganan kecelakaan tersebut.