Demokrat Galang Dana Korban Bencana, Ibas Soroti Karhutla

Demokrat menggelar penggalangan dana saat lomba rakyat di Setu Cipayung Timur. Herman Khaeron dan Ibas sampaikan doa serta pesan soal karhutla.

Dimas Ramadhan Wicaksana
Demokrat Galang Dana Korban Bencana, Ibas Soroti Karhutla
Partai Demokrat menggelar penggalangan dana untuk membantu korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, hingga Sumatera. (Liputan6.com/Dimas)

Partai Demokrat menggelar penggalangan dana bagi warga terdampak bencana di sejumlah daerah. Aksi sosial ini berlangsung bersamaan dengan lomba rakyat di kawasan Setu Cipayung Timur, Jakarta Timur, Minggu (23/8/2026).

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus rangkaian menuju HUT ke-25 Partai Demokrat.

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron menyampaikan penggalangan dana dilakukan menyikapi kondisi kebencanaan yang masih terjadi di beberapa wilayah tanah air.

Dana untuk Korban Bencana di NTT, Kalimantan, Sumatera

Herman menyebut inisiatif ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana di berbagai daerah.

"Karena ada bencana yang terjadi di NTT, di Kalimantan ada kebakaran hutan, dan di Sumatera juga masih belum pulih, saya kira kami juga menggalang dana untuk memberikan sumbangan. Semoga saja bisa meringankan para saudara-saudara kita yang sedang dirundung bencana," tutur dia.

"Dan kami tentu berdoa semoga lekas bisa kembali normal, dan tentu bisa ditangani dengan segera, dan kembali dalam kehidupan kemasyarakatan yang normal. Aamiin," sambungnya.

Lomba Rakyat Demokrat dan Tagline 25 Tahun Bersama Rakyat

Selain penggalangan dana, Demokrat juga mengadakan beragam lomba rakyat sebagai bentuk kebersamaan dengan warga dalam perayaan kemerdekaan sekaligus menyongsong 25 tahun perjalanan partai.

"Lomba rakyat ini, supaya dengan tagline bahwa '25 Tahun Demokrat Bersama Rakyat', tentu seluruh kegiatannya bersama rakyat," kata Herman.

Ketua Panitia Lomba Rakyat Ilham Medrofa menambahkan, kegiatan ini diharapkan menghadirkan kedekatan antara masyarakat dengan Partai Demokrat, bukan sekadar kemeriahan.

"Bagaimana kegiatan ini tidak hanya dilihat pada kemeriahan acaranya, tapi bagaimana masyarakat merasakan semangat kemerdekaan yang lebih dekat dan penuh kegembiraan," ucap dia.

"Kegiatan ini menjadi wujud komitmen untuk terus hadir, mendengar, dan membersamai rakyat dalam suasana yang penuh kebahagiaan," kata dia.

Ibas Serap Aspirasi 514 Daerah, Soroti Karhutla Kalimantan

Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menyebut kegiatan ini juga menjadi momentum menampung aspirasi masyarakat dari 514 kabupaten/kota di 38 provinsi.

"Ada 1.500 halaman lebih, yang saya pikir, setiap saat kami terus perjuangkan setiap tahunnya. Ada yang sudah terjawab, ada yang sudah tertuntaskan, ada yang sudah dapat kami eksekusi berkolaborasi dengan pemerintah, tetapi juga masih banyak yang belum bisa dirasakan oleh masyarakat," kata Ibas, sapaan akrabnya.

"Untuk itu kami tentunya mendukung langkah-langkah dari pemerintah untuk membuat negeri ini semakin maju, akseleratif, dan memberikan program-program, kebijakan-kebijakan yang berkenaan dengan kebutuhan masyarakat. Lapangan pekerjaan, mengurangi kemiskinan, mengurangi pengangguran, dan bagaimana meningkatkan pendapatan masyarakat," sambungnya.

Ibas juga menyinggung kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan dalam beberapa hari terakhir.

"Hari ini kami juga mendengar dan melihat secara langsung bahwa kebakaran hutan yang terjadi akhir-akhir ini di Kalimantan juga membuat hati kita semakin terluka," kata Ibas di kawasan Setu Cipayung Timur, Minggu (23/8/2026).

"Perlu juga investigasi, perlu juga ketegasan, agar pemerintah juga memberikan sanksi-sanksi yang tegas kepada, jika disinyalir ada perilaku-perilaku manusia, korporasi-korporasi, ataupun pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," tambahnya.

"Kami menyayangkan dan kami juga tentunya mendorong agar pemerintah benar-benar dengan cepat melakukan pemulihan, evakuasi, dan juga mengantisipasi terjadinya perluasan kebakaran lebih lanjut di Kalimantan," jelas Ibas.

Rekomendasi