Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah akan mengirim bantuan bahan makanan untuk masyarakat di Distrik Jila setelah peristiwa penyanderaan terhadap warga sipil di wilayah itu.
Bupati Mimika Johannes Rettob mengatakan telah berkoordinasi dengan TNI-Polri untuk melakukan pengiriman bantuan bahan makanan bagi warga di wilayah itu.
"Sementara ini kami sudah menyiapkan bantuan bahan makanan sebanyak tiga ton, saat ini bantuan itu sudah ada di hanggar bandara dan besok kami akan mengirim ke Jila menggunakan helikopter," ujar Johannes di Timika, Kamis (20/8), sebagaimana dikutip dari Antara.
Pemerintah daerah berkomitmen tetap hadir untuk membantu masyarakat khususnya di Distrik Jila yang saat ini sedang mengalami kekurangan bahan makanan setelah peristiwa penyanderaan sembilan perempuan oleh kelompok bersenjata di wilayah itu,
"Sekarang masyarakat di atas trauma, mereka takut ke kebun dan sedang mengalami kekurangan bahan makanan. Kami perintah bertanggung jawab untuk mengirim bahan makanan untuk masyarakat kami di atas," ujar dia.
Dia menegaskan bantuan tersebut dikirim secara bertahap menggunakan helikopter milik TNI ke wilayah itu karena saat ini penerbangan sipil belum berani masuk wilayah itu pasca-kejadian.
Pemerintah juga mengirim peralatan masak untuk digunakan warga setelah kejadian pada 17 Agustus lalu. Saat ini, masyarakat di kampung- kampung masih berkumpul di ibu kota distrik karena masih trauma dan khawatir untuk kembali kediaman masing-masing.
Advertisement
Warga Disandera KKB Diharapkan Ditemukan
Pemerintah Mimika berharap, sembilan perempuan terdiri atas anak-anak, gadis remaja, dan seorang ibu hamil muda secepatnya ditemukan oleh aparat TNI-Polri dan kembali ke keluarganya dalam keadaan selamat dan sehat.
"Pemerintah akan selalu berkoordinasi dengan TNI-Polri untuk bersama-sama dalam upaya membebaskan anak-anak, remaja dan ibu hamil muda agar anak-anak ini segera dibebaskan dan kembali ke keluarganya dalam keadaan selamat," ujar dia.
Pemerintah Mimika berharap, situasi kamtibmas di wilayah itu berangsur pulih sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitas seperti biasa, aman, dan damai karena ada beberapa program pembangunan pemerintah untuk masyarakat juga akan dilaksanakan di Jila tahun ini.
"Kalau situasi seperti ini pembangunan tidak jalan , seperti pembangunan kantor distrik, perumahan masyarakat, pembangunan sekolah yang tahun kami akan laksanakan tidak berjalan optimal. Padahal semua pembangunan ini semua sudah dalam proses tender," kata Johannes.