Jejak Dua Wakil Rektor Unsoed Kena OTT KPK

KPK OTT di Purwokerto mengamankan dua wakil rektor Unsoed. Uang tunai ratusan juta disita, total 14 orang diperiksa di dua kota.

Putu Merta Surya Putra
Oleh Putu Merta Surya Putra - Reporter
Jejak Dua Wakil Rektor Unsoed Kena OTT KPK
Dua Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) ditangkap KPK. (Foto: Kolase dari laman Unsoed).

Dua Wakil Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT). Keduanya yakni Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Kuat Puji Prayitno, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Norman Arie Prayogo.

Berdasarkan laman Unsoed, Prof Kuat Puji Prayitno, merupakan lulusan Ilmu Hukum Universitas Diponegoro (S1 dan S3) serta Universitas Indonesia (S2).

Kuat juga pernah meraih penghargaan sebagai Dosen Teladan Tingkat Universitas dan Satya Lencana Karya Satya 20 Tahun.

Adapun Prof Norman Arie Prayogo memiliki kepakaran di bidang perairan, biologi, dan bioteknologi. Ia lulus S1 Manajemen Sumberdaya Perairan dan S2 Biologi dari Unsoed, kemudian menempuh pendidikan doktoral (S3) Bioteknologi di Universitas Gadjah Mada.

Norman tercatat meraih Beasiswa Habibie Center pada 2008–2011, Beasiswa DIKTI Sandwich pada 2010, serta predikat cum laude saat menamatkan S2 di Unsoed pada 2008 dan S3 di UGM pada 2012. Pada 2018, ia dianugerahi penghargaan sebagai Dosen Berprestasi Universitas Jenderal Soedirman.

Dalam kiprahnya di kampus, sejumlah capaian yang dikaitkan dengan kepemimpinannya antara lain pertumbuhan jumlah program studi dari sekitar 84 menjadi 105 prodi dan peningkatan akreditasi institusi menjadi Unggul. Ia juga mendorong penguatan riset di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan yang mendukung isu kedaulatan pangan nasional.

Pada masa jabatannya, Unsoed menambah guru besar di berbagai bidang serta mengakselerasi program internasionalisasi, termasuk akreditasi program studi oleh lembaga internasional seperti ASIIN dan FIBAA, serta perluasan kerja sama luar negeri.

Rekomendasi