Kronologi 17 Barak Polisi Ludes Terbakar

Kebakaran barak polisi melanda asrama Polres Mamberamo Tengah. Sebanyak 17 barak ludes, 46 personel kehilangan tempat tinggal. Polisi menjelaskan pemicunya.

Yacob Billiocta
Oleh Yacob Billiocta - Reporter
Kronologi 17 Barak Polisi Ludes Terbakar
Asrama polisi terbakar. (Antara)

Kebakaran barak polisi terjadi di kompleks Asrama Polres Mamberamo Tengah, Papua Pegunungan, Senin (17/8/2026). Sebanyak 17 bangunan hangus dan 46 personel kehilangan tempat tinggal.

Hasil olah tempat kejadian perkara mengarah pada masalah kelistrikan sebagai pemicu awal kebakaran. Informasi ini disampaikan oleh kepolisian setempat, dilansir dari Antara.

"Api berasal dari penumpukan colokan pada stop kontak yang menempel langsung pada gorden sehingga dengan cepat membakar dinding rumah yang terbuat dari kayu," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito, Selasa (18/8/2026).

Kebakaran Barak Polisi: Temuan Olah TKP

Berdasarkan keterangan saksi, sumber api pertama kali muncul dari salah satu petak barak yang dihuni personel Polres Mamberamo Tengah. Titik awal ini kemudian memicu kebakaran meluas ke unit lain di kompleks asrama.

Bangunan barak yang berdinding kayu membuat kobaran api cepat merambat. Dalam waktu singkat, jilatan api menyambar sisi-sisi bangunan di sekitarnya hingga menghanguskan deretan barak.

Olah TKP menunjukkan posisi stop kontak berada dekat dengan gorden. Penumpukan colokan pada satu titik memicu panas berlebih sehingga percikan menyambar material di sekelilingnya.

Cuaca dan Sarana Pemadaman Mempercepat Api

Menurut keterangan kepolisian, keterbatasan sarana dan prasarana pemadaman membuat upaya pengendalian api tidak maksimal. Kondisi ini berkontribusi pada cepatnya api membesar dan merambat ke bangunan lain.

Situasi di lokasi saat kejadian juga tidak mendukung. Cuaca panas disertai angin kencang mempercepat pembesaran api, membuat barak-barak yang berdekatan ikut terdampak.

"Kondisi cuaca yang panas disertai angin kencang turut menyebabkan api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lainnya dan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut," pungkasnya.
Rekomendasi