Jelang HUT Kemerdekaan RI, PLN Berhasil Pulihkan Sebagian Besar Kelistrikan Flores Usai Gempa

PLN memulihkan sebagian besar kelistrikan usai gempa M7,7 di Flores jelang HUT RI. Pasokan utama normal, tapi puluhan desa masih terkendala akses.

Ahmad Apriyono
Oleh Ahmad Apriyono - Reporter
Jelang HUT Kemerdekaan RI, PLN Berhasil Pulihkan Sebagian Besar Kelistrikan Flores Usai Gempa
Petugas PLN tengah melakukan pemulihan sistem kelistrikan di salah satu lokasi terdampak bencana gempa bumi Flores, NTT. (Liputan6.com/ Dok PLN)

Menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI, PT PLN (Persero) berhasil memulihkan sebagian besar kelistrikan usai gempa berkekuatan M7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/8) pagi.

Setelah seluruh 11 Gardu Induk (GI) terdampak dipulihkan dan pasokan utama dinyatakan normal, PLN melanjutkan pemulihan pada jaringan distribusi hingga ke titik pelanggan yang masih terdampak di sejumlah lokasi.

Hingga Minggu (16/8) malam, sebagian besar jaringan distribusi kembali beroperasi. Namun, masih terdapat 29 desa dari total 1.557 desa yang belum pulih karena akses terbatas dan beberapa lokasi masih terisolir akibat dampak gempa dan longsor.

Pasokan Utama Normal, 11 Gardu Induk Pulih

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan pemulihan pasokan utama telah selesai dilakukan. Perusahaan pun terus mengerahkan personel, material, dan peralatan untuk mempercepat penormalan hingga ke seluruh pelanggan.

"Pasokan utama kelistrikan Flores sudah kembali dalam kondisi normal. Saat ini fokus kami adalah memastikan listrik dapat kembali sampai ke masyarakat di seluruh titik yang masih terdampak. Tim PLN terus bekerja memperbaiki dan mengganti infrastruktur jaringan yang rusak, termasuk tiang dan jaringan distribusi," ujar Darmawan.

Menurutnya, pekerjaan berlanjut ke level distribusi agar layanan benar-benar kembali menyala di tingkat pelanggan. Upaya perbaikan dilakukan seiring asesmen kerusakan yang ditemukan petugas di lapangan.

Penggantian infrastruktur yang terdampak menjadi salah satu prioritas, termasuk perbaikan titik-titik jaringan yang sempat padam saat gempa.

Kelistrikan Usai Gempa: Fokus Perbaikan Jaringan Distribusi

Darmawan menjelaskan tantangan utama saat ini berada pada jaringan distribusi yang lokasinya dekat dengan pelanggan. Di sejumlah area, akses menuju lokasi masih tertutup akibat kondisi pascabencana.

"Masih ada beberapa dusun dan titik pelanggan yang sedang kami upayakan untuk dinormalkan kembali. Beberapa di antaranya terkendala akses karena kondisi pascabencana dan ada yang masih terisolir. Kami terus mencari akses terbaik agar tim dapat segera masuk dan melakukan perbaikan," kata Darmawan.

Ia menekankan kecepatan pemulihan diimbangi dengan pemenuhan aspek keselamatan ketenagalistrikan. Setiap jaringan yang akan dinormalkan dipastikan aman bagi masyarakat maupun petugas.

"Dalam kondisi seperti ini, kami harus bergerak cepat, tetapi tidak boleh mengabaikan keselamatan. Setiap jaringan yang akan dinyalakan harus dipastikan terlebih dahulu aman, baik bagi masyarakat maupun petugas. Karena itu, proses pemulihan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi di lapangan," tutur Darmawan.

Dengan pendekatan bertahap, tim dapat memastikan pekerjaan berjalan sesuai standar keselamatan dan reliabilitas jaringan.

Koordinasi Lintas Pihak Buka Akses Wilayah Terisolir

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur F. Eko Sulistyono menyebut personel PLN masih bersiaga di sejumlah lokasi terdampak untuk melakukan asesmen, perbaikan, dan penormalan jaringan.

"Tim kami masih bekerja di lapangan untuk menyelesaikan beberapa titik yang belum menyala. Ada lokasi yang infrastrukturnya mengalami kerusakan dan membutuhkan penggantian, ada pula wilayah yang aksesnya masih sulit. Kami terus mengupayakan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan secepat mungkin dengan tetap memperhatikan kondisi keamanan di lapangan," ujar Eko.

PLN juga berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah, BPBD, TNI, Polri, dan pihak terkait untuk membuka akses menuju wilayah yang masih terisolir serta mempercepat proses pemulihan.

"Dukungan dan koordinasi dengan seluruh pihak sangat penting, terutama untuk menjangkau wilayah yang aksesnya terdampak. Kami akan terus mengawal proses ini sampai seluruh pelanggan kembali mendapatkan pasokan listrik," kata Eko.

Selain pemulihan bertahap, PLN menyiagakan personel dan peralatan untuk mengantisipasi kemungkinan gempa susulan maupun gangguan lanjutan yang berpotensi memengaruhi jaringan kelistrikan.

"Pemulihan terus kami lakukan hingga seluruh masyarakat kembali mendapatkan listrik. Kami mohon dukungan dan pengertian masyarakat apabila di beberapa lokasi prosesnya membutuhkan waktu karena kondisi akses dan kerusakan infrastruktur. Keselamatan masyarakat dan petugas tetap menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan pemulihan," pungkas Eko.
Rekomendasi