Kericuhan Hari Damai Aceh, Polisi Bebaskan Sejumlah Warga

Sejumlah peserta aksi dibebaskan Kapolda Aceh usai kericuhan Hari Damai Aceh di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Polisi masih mendata.

Muhamad Agil Aliansyah
Oleh Muhamad Agil Aliansyah - Reporter
Kericuhan Hari Damai Aceh, Polisi Bebaskan Sejumlah Warga
Sejumlah warga bentrok dengan aparat saat peringatan Hari Damai Aceh dibebaskan. (Foto Antara).

Polda Aceh membebaskan sejumlah warga yang sempat ditahan usai kericuhan Hari Damai Aceh di depan Masjid Raya Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), menurut Antara.

Keputusan pembebasan itu disampaikan langsung Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan kepada massa di lokasi.

Kericuhan terjadi setelah acara zikir dan doa bersama peringatan Hari Damai Aceh ke-21 berujung bentrok dengan aparat kepolisian di kawasan sekitar masjid.

Kapolda Umumkan Pembebasan di Depan Masjid Raya

Usai salat zuhur, Irjen Pol Ruddi Setiawan mendatangi kerumunan peserta di depan Masjid Raya Baiturrahman. Massa mengerubungi Kapolda dan meminta agar peserta yang sempat ditahan dibebaskan.

Di hadapan massa, jenderal polisi bintang dua itu menyampaikan bahwa sejumlah warga yang diamankan dibebaskan.

Pembebasan ini merespons tuntutan massa yang sebelumnya disampaikan saat situasi memanas di lokasi.

Awal Kericuhan Hari Damai Aceh dan Langkah Polisi

Bentrokan dipicu aksi sejumlah peserta yang menurunkan bendera Merah Putih dan mengibarkan bendera bulan bintang pada tiang bendera di kompleks Masjid Raya Baiturrahman.

Peristiwa itu disusul pelemparan batu oleh massa ke arah aparat di area taman kota yang berada di depan masjid.

Polisi kemudian menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan. Dalam kejadian tersebut, dua mobil dan satu sepeda motor yang terparkir di sekitar masjid mengalami kerusakan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto menyebut pihaknya masih mendata jumlah orang yang diamankan serta kemungkinan korban dalam kericuhan.

"Kami masih mendata dampak kejadian tersebut. Jika data dan informasinya ada, nanti kami sampaikan. Kami berharap Aceh tetap aman dan kondusif," kata Joko Krisdiyanto.

Rekomendasi