Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menerima pengusaha nasional Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta, Minggu (9/8/2026).
Keterangan mengenai isi pertemuan disampaikan Teddy melalui akun resmi Sekretariat Kabinet pada Senin (10/8/2026). Pertemuan tersebut membahas perkembangan investasi di sejumlah sektor strategis guna memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.
"Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas mengenai perkembangan investasi di sektor pertambangan, hilirisasi, agribisnis, energi, dan logistik sebagai bagian dari upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional," kata Teddy dikutip dari akun Instagram Sekretariat Kabinet, Senin (10/8/2026).
Advertisement
Iklim Investasi dan Hilirisasi Ditekankan
"Pemerintah terus mendorong terciptanya iklim investasi yang sehat dan kondusif serta memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha untuk mempercepat hilirisasi, meningkatkan nilai tambah di dalam negeri, dan membuka lebih banyak lapangan kerja," jelas Teddy.
Haji Isam merupakan pelaku usaha dengan pengalaman di pelbagai sektor. Kehadirannya dalam pertemuan di Setkab itu menjadi bagian dari dialog pemerintah dengan kalangan dunia usaha.
Fokus pembahasan yang disampaikan Teddy menaut pada percepatan hilirisasi dan penguatan nilai tambah di dalam negeri melalui kemitraan pemerintah–swasta.
Advertisement
Sebelumnya, Teddy Bertemu Chairul Tanjung
Pada Rabu (5/8/2026), Teddy juga menyambut Founder dan Chairman CT Corp, Chairul Tanjung, di Kantor Sekretariat Kabinet Jakarta Pusat. Ia menyebut pertemuan tersebut sebagai bentuk sinergi pemerintah dan dunia usaha demi kesejahteraan masyarakat.
"Pemerintah dan dunia usaha terus bergerak bersama untuk menghadirkan manfaat yang nyata bagi masyarakat," kata Teddy dikutip dari keterangannya, Rabu (5/8/2026).
"Bapak Chairul Tanjung menyampaikan pandangan serta masukan beliau di berbagai isu strategis, mulai dari penguatan sektor perbankan, pengembangan kewirausahaan dan talenta muda, hingga peran dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," jelas Teddy.
"Masukan dari para pelaku usaha menjadi bagian penting dalam merumuskan kebijakan yang tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tutur Teddy.