Bank Kalsel Bantu Pendidikan 54 Siswa Yatim Piatu SMK Maestro Islamic School Banjarmasin

Bank Kalsel menyalurkan bantuan pendidikan kepada 54 siswa yatim piatu di SMK Maestro Islamic School Banjarmasin. Program Bank Kalsel Bantu Pendidikan ini meringankan beban biaya SPP para siswa.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bank Kalsel Bantu Pendidikan 54 Siswa Yatim Piatu SMK Maestro Islamic School Banjarmasin
Bank Kalsel menyalurkan bantuan pendidikan kepada 54 siswa yatim piatu di SMK Maestro Islamic School Banjarmasin. Program Bank Kalsel Bantu Pendidikan ini meringankan beban biaya SPP para siswa. (AntaraNews)

PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan, atau yang dikenal sebagai Bank Kalsel, menunjukkan komitmennya terhadap dunia pendidikan dengan menyalurkan bantuan. Bantuan ini ditujukan kepada 54 siswa dan siswi SMK Maestro Islamic School Banjarmasin yang berstatus yatim piatu dan berasal dari keluarga prasejahtera. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan mereka.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan wujud kepedulian Bank Kalsel. Hal ini juga menjadi upaya nyata dalam membantu keberlangsungan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Program bantuan pendidikan ini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan.

SMK Maestro Islamic School Banjarmasin saat ini memiliki total 457 siswa dan siswi. Dari jumlah tersebut, 54 siswa diidentifikasi sebagai anak yatim atau piatu yang menghadapi keterbatasan finansial. Keterbatasan ini khususnya dalam memenuhi kewajiban biaya pendidikan seperti Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

Dukungan Pendidikan Melalui Dana Zakat

Melihat kondisi para siswa yang membutuhkan, Bank Kalsel bertindak cepat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) mereka. UPZ Bank Kalsel hadir untuk menyalurkan dana zakat yang dihimpun dari para muzaki. Dana tersebut secara khusus berasal dari karyawan Bank Kalsel yang telah mempercayakan zakatnya.

Fachrudin mengungkapkan harapannya agar bantuan ini dapat meringankan beban biaya pendidikan yang ditanggung para siswa. Selain itu, bantuan ini juga diharapkan membantu mereka untuk tetap memperoleh kesempatan belajar dengan baik. Pendidikan yang layak adalah hak setiap anak bangsa.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian integral dari komitmen UPZ Bank Kalsel dalam Program Pendidikan. Ini adalah salah satu bentuk pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah. Dana tersebut diarahkan untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat yang membutuhkan.

Fokus utama program ini adalah mendukung peningkatan akses terhadap pendidikan. Dengan adanya bantuan ini, para siswa penerima manfaat diharapkan dapat lebih fokus mengikuti proses pembelajaran. Mereka tidak perlu lagi terlalu terbebani oleh keterbatasan ekonomi keluarga.

Pendidikan sebagai Investasi Masa Depan

Fachrudin menegaskan bahwa pendidikan adalah salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan juga membuka peluang besar bagi generasi muda untuk memiliki masa depan yang lebih baik. Investasi pada pendidikan adalah investasi jangka panjang.

Bank Kalsel, melalui UPZ Bank Kalsel, terus berupaya memastikan dana zakat yang dipercayakan oleh para muzaki disalurkan secara tepat sasaran. Penyaluran ini dilakukan kepada para mustahik melalui berbagai program. Program-program tersebut mencakup bidang pendidikan, sosial kemanusiaan, kesehatan, ekonomi, dan keagamaan.

Bantuan kepada 54 siswa SMK Maestro Islamic School Banjarmasin ini menjadi salah satu wujud nyata sinergi dan kepedulian Bank Kalsel. Ini adalah bentuk perhatian terhadap anak-anak dari keluarga prasejahtera. Tujuannya agar mereka tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan meraih cita-cita.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi