Jelang Agustus, Video Lama Kerusuhan Muncul Lagi; Polda Metro Jaya Ungkap Temuan

Polda Metro Jaya mendapati video lama kerusuhan diunggah ulang jelang Agustus. Publik diimbau waspada karena ada konsekuensi hukum. Ini peringatannya.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Jelang Agustus, Video Lama Kerusuhan Muncul Lagi; Polda Metro Jaya Ungkap Temuan
Gedung di depan mako Brimob Kwitang terbakar. (Liputan6.com/Nanda Ibrahim)

Polda Metro Jaya mengingatkan maraknya video lama kerusuhan yang diunggah ulang dan dikaitkan dengan isu kerusuhan Agustus. Kepolisian menilai pola ini dapat memicu keresahan publik dan berpotensi berujung proses pidana.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menyebut, tim menemukan sejumlah konten lawas yang kembali beredar dengan narasi baru untuk membangkitkan situasi yang pernah terjadi.

Ia mengimbau masyarakat tidak turut menyebarkan hoaks maupun konten provokatif yang memancing kerusuhan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat agar mari kita sama-sama hentikan untuk menyebarkan pemberitaan bohong atau hoaks atau informasi-informasi yang bersifat memprovokasi atau bersifat memancing kerusuhan," ujarnya.

Video Lama Diangkat Lagi Jelang Agustus

Iman menuturkan, belakangan ini banyak akun mereproduksi tayangan lama untuk menghidupkan kembali momen yang pernah terjadi setahun atau dua tahun sebelumnya.

"Fenomena yang sekarang sedang cukup banyak konten-konten yang mereproduksi konten-konten lama sehingga lebih ingin membangkitkan kembali seperti apa yang sudah terjadi setahun lalu atau dua tahun yang lalu," kata Iman dalam keterangannya, dikutip Sabtu (8/8/2026).

Ia menekankan, penyebaran ulang konten seperti itu berisiko menimbulkan kepanikan dan dapat berujung proses hukum apabila memenuhi unsur pidana.

"Sehingga nanti dapat berpotensi menjadi satu perbuatan pidana. Kami sampaikan sekali lagi, mari kita sama-sama hentikan," tegasnya.

Iman juga mengungkap penanganan terhadap puluhan unggahan yang dinilai bermasalah. Dari jumlah tersebut, sebagian dihubungkan dengan isu menjelang Agustus.

"Yang 30 konten itu ada beberapa yang berkaitan dengan upaya-upaya dihubung-hubungkan dengan bulan Agustus," kata Iman.

Pemantauan Medsos dan Ajakan Tak Terpancing

Ia meminta masyarakat tidak mudah terpancing oleh informasi yang beredar di media sosial. Polda Metro Jaya memastikan pemantauan dan pendalaman terhadap unggahan yang berpotensi menimbulkan keresahan terus dilakukan.

"Kami yakinkan, kami pastikan, insyaallah Jakarta dan Indonesia akan selalu aman apabila kita bersama-sama menjaga keamanan itu," ujarnya.
"Kita sama-sama cinta Republik Indonesia, kita sama-sama jaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah kita masing-masing," tandasnya.
Rekomendasi