Setelah berjibaku memadamkan api selama hampir lima jam, petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mulai memasuki tahap pendinginan kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta pada Sabtu (8/8/2026) dini hari.
Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara mengatakan, proses pemadaman telah berlanjut ke tahap pendinginan setelah kobaran api berhasil dikendalikan.
"Alhamdulillah sudah mulai pendinginan," kata Bayu di lokasi.
Advertisement
Kronologi Kebakaran
Menurut Bayu, laporan kebakaran diterima pada pukul 21.30 WIB. Sembilan menit kemudian, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.
Ia menjelaskan upaya pemadaman memakan waktu lebih panjang karena personel harus memastikan api tidak merambat ke lantai lain. Tim sempat menjadikan lantai 10 sebagai titik kendali sebelum melanjutkan penyisiran ke bagian atas gedung.
"Memang tadi agak lama karena anggota kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan," ujarnya.
"Kami bertahan di lantai 10 untuk memastikan tidak ada perambatan kembali gitu, tidak ada perambatan kembali dan saat ini teman-teman masih menyisir sekarang sudah ada di lantai 12," ucap Bayu.
Advertisement
Bronto Skylift Dikerahkan
Dalam operasi ini, Gulkarmat mengerahkan 30 unit mobil pemadam kebakaran dengan dukungan 185 personel. Seluruh personel disiagakan hingga proses pendinginan dinyatakan tuntas.
"Hari ini kita menerjunkan 30 unit dengan 185 personel dan masih standby memastikan tidak ada lagi titik api. Entah sampai pukul berapa, kami bisa melakukan pendinginan sampai dengan selesai," katanya.
Untuk menjangkau titik api di lantai atas gedung, tiga unit Bronto Skylift turut diturunkan. Di lapangan, proses pemadaman sempat terkendala embusan angin kencang yang membuat kobaran beberapa kali kembali membesar dan merambat.
"Kita tahu ya cuaca Jakarta angin kali terasa kan gitu ya agak sedikit cukup kencang itu yang menjadi pemicu kembali untuk timbulnya kebakaran," kata Bayu.