Tak Hanya 995 Senjata, Sekolah di Jaksel Temukan Narkoba hingga CD Porno

Seluruh temuan tersebut telah dilaporkan kepada Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (5/8/2026) malam untuk ditindaklanjuti.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Tak Hanya 995 Senjata, Sekolah di Jaksel Temukan Narkoba hingga CD Porno
Ilustrasi Foto Senjata Api (iStockphoto)

Barang-barang mengejutkan ditemukan di sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Setelah sebelumnya menemukan ratusan senjata, yayasan kini mengaku kembali menemukan barang yang diduga narkotika, alat pembuat amunisi, komponen senjata, hingga puluhan keping CD porno saat membuka ruangan lain di lingkungan sekolah.

Seluruh temuan tersebut telah dilaporkan kepada Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (5/8/2026) malam untuk ditindaklanjuti.

Kuasa hukum yayasan, Hermawanto, mengatakan barang-barang itu ditemukan ketika pengurus membuka ruangan yang sebelumnya tidak dapat diakses. Proses pembukaan dilakukan dengan pendampingan polisi.

"Pada tadi malam kami menemukan kembali beberapa senjata. Termasuk juga menemukan narkoba dan juga menemukan CD porno," kata Hermawanto kepada wartawan, Kamis (6/8/2026).

Menurut dia, ruangan tersebut sebelumnya digunakan mantan Ketua Yayasan berinisial IWD. Setelah IWD diberhentikan pada 18 April 2026, seluruh kunci ruangan dibawa sehingga pengurus baru tidak memiliki akses.

"Ketika mereka tidak boleh lagi beraktivitas atas nama yayasan, seluruh kunci-kunci itu dibawa sama mereka sehingga kita tidak punya akses. Akhirnya kita meminta pendampingan kepolisian untuk membuka ruangan itu. Ketika kita buka ruangannya ternyata berisi senjata dan ada narkobanya," ujarnya.

Hermawanto menjelaskan, penemuan terbaru melengkapi temuan sebelumnya pada 10-11 Juli 2026, saat yayasan menemukan 995 pucuk senjata, amunisi, dan berbagai aksesori senjata di ruangan lain.

 

Daftar Temuan Mengejutkan

Ia menyebut seluruh barang bukti yang ditemukan telah diserahkan kepada penyidik. Yayasan juga meminta polisi mengusut asal-usul barang tersebut, termasuk melakukan pemeriksaan forensik terhadap senjata yang ditemukan.

"Kami berharap kepolisian sangat serius, transparan dan profesional memproses perkara ini karena berkaitan dengan senjata dan juga keamanan nasional," katanya.

Staf Ahli Ketua Pembina Yayasan, Untung, mengatakan temuan terbaru meliputi laras senjata kaliber 5,56 milimeter, pistol kaliber .40 dan 9 milimeter, magazen Glock, Walther, magazen M4, alat pembuat amunisi, barang yang diduga sabu, dua linting ganja, serta sekitar 25 keping CD porno.

"Alat pembuat peluru, kok bisa ada di lingkungan sekolah ini? Kenapa di sekolah yang sangat kita hormati, TK, SD, SMP, SMA ini ada orang yang diam-diam melakukan kegiatannya di situ?" ujarnya.

Untung berharap kepolisian dapat mengusut tuntas seluruh temuan tersebut untuk memastikan asal-usul maupun tujuan penyimpanannya di lingkungan sekolah.

Rekomendasi