Wagub Gorontalo Dorong Daerah Segera Siapkan Lahan untuk Program Sekolah Rakyat

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mendorong pemerintah daerah siapkan lahan dan penuhi syarat perluasan program Sekolah Rakyat, demi akses pendidikan berkualitas bagi anak kurang mampu.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wagub Gorontalo Dorong Daerah Segera Siapkan Lahan untuk Program Sekolah Rakyat
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mendorong pemerintah daerah siapkan lahan dan penuhi syarat perluasan program Sekolah Rakyat, demi akses pendidikan berkualitas bagi anak kurang mampu. (AntaraNews)

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie mendesak seluruh pemerintah kabupaten dan kota di provinsinya untuk segera menyiapkan lahan. Desakan ini bertujuan mendukung pengembangan program Sekolah Rakyat di masing-masing daerah. Langkah ini krusial untuk memastikan akses pendidikan berkualitas merata.

Program Sekolah Rakyat ditujukan khusus bagi anak-anak dari keluarga desil 1 dan desil 2, memastikan mereka memperoleh pendidikan berkualitas tanpa terkendala kondisi ekonomi. Kehadiran Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Boalemo yang mulai beroperasi pada tahun ajaran 2026/2027 diharapkan menjadi percontohan. Sekolah percontohan ini akan menjadi model bagi pengembangan sekolah serupa di seluruh wilayah Gorontalo.

Idah Syahidah menekankan bahwa program ini merupakan upaya pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa secara merata. Selain fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, program ini juga dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga peserta didik melalui berbagai program pendukung.

Pentingnya Akses Pendidikan Berkualitas Melalui Sekolah Rakyat

Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie menyatakan bahwa program Sekolah Rakyat adalah inisiatif pemerintah yang sangat strategis. Program ini secara khusus menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu, yaitu desil 1 dan desil 2, agar mereka dapat mengakses pendidikan yang layak. Tujuannya adalah menghilangkan hambatan ekonomi dalam meraih pendidikan berkualitas.

"Program ini ingin mencerdaskan anak bangsa, cerdas bersama, tumbuh setara," ujar Idah saat diwawancarai di Gorontalo pada Sabtu (1/8). Ia menambahkan bahwa program ini akan diberikan tepat sasaran kepada anak-anak bangsa yang memang betul-betul tidak mampu. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam pemerataan kesempatan pendidikan.

Keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Boalemo menjadi bukti nyata komitmen tersebut. Sekolah ini akan mulai menerima peserta didik pada tahun ajaran 2026/2027 dan diharapkan menjadi model. Model ini akan direplikasi untuk pengembangan sekolah serupa di seluruh wilayah Gorontalo, memperluas jangkauan manfaat program.

Dukungan Kesejahteraan Keluarga dan Peran Pemerintah Daerah

Selain fokus pada pendidikan, program Sekolah Rakyat juga dirancang untuk memberikan dampak positif pada kesejahteraan keluarga peserta didik. Pemerintah telah menyiapkan berbagai program pendukung yang bertujuan meningkatkan taraf hidup keluarga. Ini menunjukkan pendekatan holistik dalam pembangunan sumber daya manusia.

Salah satu program pendukung yang signifikan adalah Rumah Sejahtera Terpadu (RST). Program RST ini menyasar sekitar 1.000 keluarga penerima manfaat di Gorontalo. Setiap keluarga direncanakan memperoleh bantuan stimulan sebesar Rp20 juta. Bantuan ini dialokasikan untuk pembangunan maupun renovasi rumah, memastikan mereka memiliki hunian yang lebih layak.

Idah Syahidah berharap agar seluruh pemerintah kabupaten dan kota di Gorontalo dapat memanfaatkan peluang ini dengan baik. Mereka didorong untuk segera menyiapkan lahan dan memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang ditetapkan. Persiapan ini penting agar pembangunan dan perluasan Sekolah Rakyat dapat terealisasi secara maksimal.

"Ini adalah kesempatan yang baik sekali, meningkatkan pendidikan menuju Indonesia Emas dengan adanya Sekolah Rakyat ini. Ada perhatian dari pemerintah juga untuk orang tua berupa RST. Diharapkan diikuti kabupaten lain, harus menyiapkan lahan dan syarat lainnya," katanya.

Implementasi dan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Boalemo

Sebagai percontohan, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Boalemo telah menunjukkan kesiapan operasionalnya. Wakil Gubernur Idah Syahidah sebelumnya telah membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dirangkaikan dengan open house. Acara ini berlangsung di Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, pada Jumat (31/7).

Sekolah ini dibangun di atas lahan seluas 10 hektare dengan total anggaran mencapai Rp227 miliar. Investasi besar ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyediakan fasilitas pendidikan yang memadai. Pada tahun ajaran perdananya, sekolah ini akan menerima 270 murid baru.

Selain itu, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Boalemo juga akan melanjutkan pendidikan bagi 53 siswa yang sebelumnya telah beroperasi di sekolah lain. Yang menarik, seluruh kebutuhan peserta didik, mulai dari tempat tinggal, konsumsi, hingga perlengkapan sekolah, disediakan secara gratis oleh pemerintah. Ini meringankan beban keluarga dan memastikan siswa dapat fokus belajar.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi