Pembangunan Sekolah Rakyat di Mamuju Tengah Dipercepat, Sertifikat Lahan Diserahkan ke Kemensos

Bupati Mamuju Tengah menyerahkan sertifikat lahan untuk mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat dan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Gilar Ramdhani
Oleh Gilar Ramdhani - Reporter
Pembangunan Sekolah Rakyat di Mamuju Tengah Dipercepat, Sertifikat Lahan Diserahkan ke Kemensos
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono betemu Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras membahas akselerasi pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin (24/8/2026).

 

Langkah pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Mamuju Tengah mulai menemukan titik terang. Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah telah menyiapkan lahan baru yang dinilai lebih sesuai untuk pembangunan sekolah tersebut.

Kesiapan itu ditandai dengan penyerahan salinan sertifikat lahan oleh Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras kepada Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, Senin (24/8/2026). Penyerahan dokumen tersebut menjadi tindak lanjut pembahasan antara Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah dan Kemensos pada Juli lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Arsal melaporkan mengenai proses peralihan lahan yang akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Tindakan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan pendidikan di wilayahnya melalui fasilitas yang lebih baik.

Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Bupati Mamuju Tengah Serahkan Sertifikat Lahan ke Kemensos
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menerima salinan sertifikat lahan untuk Sekolah Rakyat Permanen dari Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, pada hari Senin.

Tanah yang sebelumnya dianggap tidak memenuhi syarat kini telah dialihkan ke Desa Mamahe yang terletak di Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah. Luas area tersebut mencapai sekitar 8,85 hektare dan saat ini masih digunakan sebagai lahan pertanian.

Agus Jabo menyatakan, "Pak Bupati Mamuju Tengah menyerahkan sertifikat lahan, luasnya 8 hektare yang direncanakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Mamuju Tengah." Dengan dikeluarkannya sertifikat lahan calon untuk Sekolah Rakyat, Agus Jabo optimis bahwa Kabupaten Mamuju Tengah bisa berpartisipasi dalam pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 3 yang direncanakan berlangsung tahun ini.

Agus Jabo menambahkan, "Kami berharap di tahun ini Mamuju Tengah bisa mengikuti pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 3, supaya anak-anak kita yang ada di Mamuju Tengah, khususnya anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, bisa secepatnya mendapatkan pendidikan yang layak."

Harapan ini mencerminkan komitmen untuk meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak yang kurang mampu di daerah tersebut.

Upaya Memutus Kemiskinan Antargenerasi Lewat Pendidikan

Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Bupati Mamuju Tengah Serahkan Sertifikat Lahan ke Kemensos
Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono bertemu dengan Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, untuk membahas percepatan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta, pada hari Senin.

Agus Jabo, Menteri Sosial, menyatakan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat adalah salah satu langkah pemerintah dalam mengatasi transmisi kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan. Pendidikan dianggap sebagai instrumen yang sangat penting untuk memberikan peluang lebih baik bagi anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu, sehingga mereka dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.

"Seperti yang diharapkan Bapak Presiden, Sekolah Rakyat ini diharapkan bisa memutus transmisi kemiskinan antargenerasi melalui jalur pendidikan. Kita siapkan, kita gotong royong supaya kemiskinan bisa segera diatasi dan kita bisa menjadi negara yang berdaulat, adil, dan makmur," ujarnya.

Lebih lanjut, Agus Jabo menekankan bahwa Presiden Prabowo Subianto sangat memperhatikan peran pendidikan sebagai solusi untuk mengatasi masalah kemiskinan. Oleh karena itu, Sekolah Rakyat dirancang untuk mencakup jenjang pendidikan dasar, sehingga intervensi bagi anak-anak dari keluarga miskin dapat dilakukan sejak usia dini. Dengan demikian, diharapkan mereka mendapatkan akses yang lebih baik terhadap pendidikan dan dapat mengubah nasib mereka di masa depan.

Dari Mamuju Tengah, Harapan Pendidikan untuk Anak Keluarga Miskin

Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Bupati Mamuju Tengah Serahkan Sertifikat Lahan ke Kemensos
Pada hari Senin, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, memberikan salinan sertifikat lahan untuk Sekolah Rakyat Permanen kepada Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa permintaan untuk Sekolah Rakyat masih sangat tinggi. Merujuk pada data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang dipaparkan dalam konteks program tersebut, terdapat lebih dari satu juta anak dari keluarga yang hidup dalam kemiskinan dan kemiskinan ekstrem yang belum mendapatkan pendidikan formal.

Saat ini, kapasitas Sekolah Rakyat yang ada hanya mampu menampung sekitar 43.000 siswa. Untuk memperluas cakupan program ini, pemerintah berupaya meningkatkan kapasitas, dari yang sebelumnya hanya 1.000 siswa per sekolah menjadi maksimal 2.500 siswa per sekolah.

Di sisi lain, Bupati Mamuju Tengah, Arsal Aras, mengungkapkan bahwa sertifikat lahan yang diserahkan kepada Kementerian Sosial baru saja diterbitkan pada 19 Agustus 2026. Oleh karena itu, ia segera membawa dokumen tersebut ke Kemensos sebagai langkah tindak lanjut dalam proses persiapan lahan.

"Terakhir proses sertifikatnya di tanggal 19 Agustus kemarin baru terbit, jadi sekarang kami bawa," kata Arsal.

Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah terus bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk menyelesaikan berbagai persyaratan yang diperlukan dalam pembangunan Sekolah Rakyat.

Penyerahan sertifikat ini menjadi indikator penting dalam memastikan bahwa lahan siap digunakan. Setelah verifikasi dan semua persyaratan dinyatakan lengkap, diharapkan pembangunan Sekolah Rakyat dapat segera dilaksanakan.

Rekomendasi